Kompas.com - 03/09/2018, 08:38 WIB
Ilustrasi: Pekerja mengisi LPG ke tabung Elpiji ukuran tiga kilogram di Depot LPG Tanjung Priok, Jakarta, Jumat (28/7/2017). ANTARA FOTO/Widodo S JusufIlustrasi: Pekerja mengisi LPG ke tabung Elpiji ukuran tiga kilogram di Depot LPG Tanjung Priok, Jakarta, Jumat (28/7/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Pertamina Persero tengah menyusun skema untuk penyaluran dan distribusi elpiji secara digital.

Saat ini, Pertamina telah menerapkan digitalisasi nozzle untuk memantau berapa banyak BBM yang telah disalurkan dan mendapatkan data presisi di lapangan. Direktur Pemasaran Retail Pertamina Masud Khamid menyebutkan, pihaknya juga akan menerapkan digitalisasi untuk penyaluran elpiji.

"Itu bagian dari program kami. Makanya setelah fokus di BBM ini selesai, secara paralel timnya saya tugaskan untuk elpiji," ujar Masud di Jakarta, Jumat (31/8/2018).

Sama dengan nozzle, digitalisasi elpiji dilakukan untuk memastikan elpiji tersalurkan tepat sasaran dan meminimalkan adanya kelangkaan karena distribusi yang tidak lancar.

Baca juga: Kucurkan Rp 20 Triliun, Pertamina Bangun Terminal BBM dan Elpiji di Indonesia Timur

Nantinya, tabung-tabung elpiji itu akan ditempel QR code untuk bisa dipindai.

"Cuma ini materialnya apa supaya tidak gampang rusak. Karena ini kan medannya berat elpiji itu," kata Masud.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Masud mengakui ada beberapa kendala di lapangan yang membuat keberadaan elpiji di sejumlah daerah tak merata. Sehingga banyak orang mengira elpiji mengalami kelangkaan. Ia mengatakan, terkadang antara pangkalan dan pengecer jaraknya jauh sehingga stokn oengecer sempat kosong sebelum dipasok yang baru.

"Tapi kita punya tim Buser yang namanya tim operasi pasar. Begitu kita pagi nerima laporan, kita langsung operasi pasar melibatkan teman-teman Kementerian Perdagangan di Kabupaten. Beliau yang mau verifikasi ini kosong atau enggak kosong," kaya Masud.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.