BPS: Libur Musim Panas di Luar Negeri Dongkrak Jumlah Wisman Juli 2018

Kompas.com - 03/09/2018, 17:20 WIB
Wisatawan mancanegara sedang melihat situs batu pelantikan Sultan di Benteng Keraton Kesultanan Buton, Sulawesi Tenggara, Jumat (14/10/2016).   KOMPAS.com/DEFRIATNO NEKEWisatawan mancanegara sedang melihat situs batu pelantikan Sultan di Benteng Keraton Kesultanan Buton, Sulawesi Tenggara, Jumat (14/10/2016).

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Pusat Statistik ( BPS) mencatat jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) pada Juli 2018 naik 12,10 persen dibanding posisi Juli 2017 yang sebesar 1,37 juta kunjungan.

Jumlah wisman pada Juli 2018 mencapai 1,54 juta kunjungan atau naik 16,57 persen dari jumlah kunjungan wisman pada bulan sebelumnya, Juni 2018.

"Pergerakan jumlah wisman ini mengikuti pergerakan tahun-tahun sebelumnya di mana kenaikan jumlah wisman dikarenakan penduduk di belahan dunia Amerika dan Eropa sedang summer holiday (libur musim panas) sehingga meningkatkan jumlah wisman," kata Kepala BPS Suhariyanto melalui konferensi pers di kantornya, Senin (3/9/2018).

Suhariyanto memaparkan, jumlah wisman pada Juli 2018 sebanyak 1,54 juta kunjungan terdiri dari wisman yang datang melalui pintu masuk udara sebesar 1,06 juta kunjungan, pintu masuk laut sebanyak 252.370 kunjungan, serta pintu masuk darat sebanyak 221.390 kunjungan.

Untuk jumlah wisman yang datang melalui pintu masuk udara bulan Juli 2018 naik 6 persen dibanding Juli 2017. Kenaikan kunjungan wisman terjadi di sebagian pintu masuk udara, dengan persentase kenaikan tertinggi di Bandara Sam Ratulangi, Sulawesi Utara yang mencapai 62,01 persen dan disusul di Bandara Sultan Iskandar Muda di Aceh (43,54 persen), dan Bandara Minangkabau di Sumatera Barat (22,66 persen).

"Kenaikan kunjungan wisman di Bandara Sam Ratulangi didorong adanya direct flight dari Manado ke Cina," tutur Suhariyanto.

Adapun dari kebangsaannya, kunjungan wisman ke Indonesia pada Juli 2018 paling banyak didapati dari Tiongkok (224,5 ribu kunjungan), Malaysia (200,9 ribu kunjungan), Timor Leste (163,3 ribu kunjungan), Singapura (134,5 ribu kunjungan), dan Australia (128,5 ribu kunjungan).

Porsi jumlah kunjungan wisman pada Juli 2018 masih lebih besar dari negara-negara Asia selain Asean (570,5 ribu kunjungan) baru disusul dengan negara Asean (444,9 ribu kunjungan) dan wilayah Eropa (248,5 ribu kunjungan).

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X