Dirut BPJS Ketenagakerjaan Bantah Tak Transparan Kelola Dana Investasi

Kompas.com - 03/09/2018, 19:00 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Utama Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Agus Susanto membantah anggapan yang menyebutkan pihaknya masih belum transparan dalam pengelolaan dana iuran para pekerja dan perusahaan.

Menurut Budi, selama ini BPJS Ketenagakerjaan selalu melaporkan segala penggunaan dana iuran tersebut ke pihak terkait untuk pertanggungjawaban.

"Saya kira kalau untuk pengelolaan investasi kan kita selalu laporkan kepada pihak-pihak terkait sesuai regulasi. Kita laporkan kepada OJK dan Presiden," ungkap Agus kepada awak media di Menara Jamsostek, Jakarta, Senin (3/9/2018).

Transparansi tersebut, kata Agus, juga dilakukan BPJS Ketenagakerjaan dengan merilis hasil auditnya di situs resmi mereka.

"Kemudian saya kira kalau rekan-rekan media tanya akan kita jawab, selama ini kita jawab," imbuh dia.

Sebagai informasi, dana kelolaan BPJS Ketenagakerjaan hingga Juli 2018 mencapai Rp 333 triliun. Sementara itu, anggapan masih belum transparannya pengelolaan dana investasi oleh BPJS Ketenagakerjaan datang dari Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI.

Menurut Ketua Komisi XI DPR RI Dede Yusuf, BPJS Ketenagakerjaan belum transparan dalam hal pengelolaan dana iuran dari para pekerja. Pengelolaan dana iuran saat ini ditakutkan Dede tidak memberikan manfaat bagi kesejahteraan pekerja sesuai dengan amanat Undang Undang (UU).

"BPJS Ketenagakerjaan ini kan dananya dari pengusaha dan pekerja, konteksnya dana amanah, oleh karenanya dalam pengelolaan dana investasi ini konsepnya bukan seperti investasi tetapi lebih mengelola dana agar pekerja mendapatkan manfaat atas dana itu," ujar dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.