BPJS Ketenagakerjaan Bakal Dirikan Kantor Perwakilan di Luar Negeri

Kompas.com - 04/09/2018, 09:41 WIB
Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Agus Susanto dalam Sarasehan Peningkatan Kapasitas Aparatur Desa di Gor Ken Arok, Kota Malang, Rabu (1/8/2018). KOMPAS.com / Andi HartikDirektur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Agus Susanto dalam Sarasehan Peningkatan Kapasitas Aparatur Desa di Gor Ken Arok, Kota Malang, Rabu (1/8/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan berencana membuka perwakilan kantornya di luar negeri. Hal tersebut bertujuan untuk mengkoordinasikan para pekerja migran di luar Indonesia.

Namun demikian, sampai saat ini rencana tersebut masih belum bisa dilaksanakan lantaran terkendala beberapa hal.

"Kita sudah koordinasi dengan Kemenlu dan KBRI setempat, tetapi memang regulasi yang mengatur penempatan lembaga di luar negeri cukup ketat karena terkait hubungan antar negara yang masing-masing punya regulasi dan ada regulasi bersifat internasional," ucap Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Agus Susanto di Jakarta, Senin (3/9/2018).

Atas dasar hal itu, BPJS Ketenagakerjaan masih bekerja sama dengan KBRI di negara setempat yang bisa menjadi rujukan bagi para pekerja migran.

Baca juga: BPJS Ketenagakerjaan Bantah Investasi Langsung ke Proyek Infrastruktur

Selain itu kehadiran BPJS Ketenagakerjaan di luar negeri juga sudah diterapkan melalui aplikasi BPJS TK-KU. Melalui aplikasi tersebut, para pekerja migran Indonesia bisa melakukan pendaftaran, inquiry, dan kemudian konsultasi.

"Sistem aplikasi ini jg dibantu oleh KBRI atau perwakilan-perwakilan Indonesia di negara-negara penempatan. Apabila ada pertanyaan lebih lanjut. aplikasi ini disinergikan dengan web atau aplikasi dari KBRI negara setempat," ucap Agus.

Di sisi lain, ada sejumlah negara yang dibidik Agus untuk menjadi lokasi perwakilan BPJS Ketenagakerjaan. Negara tersebut di antaranya adalah Malaysia, Singapura, Hong Kong, dan Taiwan.

BPJS Ketenagakerjaan pun menjalin kerja sama dengan Kamar Dagang Ekonomi Indonesia (KDEI) untuk bisa hadir di sana.

"Kita sudah punya representasi di sana dan sekarang sudah berjalan baik. Rekrutmen juga sudah berjalan. Di Malaysia kita juga kerja sama dengan salah satu bank lokal, kemudian kita juga gandeng bank nasional di Malaysia untuk melakukan pendaftaran," tutur Agus.

Adapun terkait rencana pembentukan kantor perwakilan, Agus menyatakan bakal dilakukan secara bertahap dan tak bisa dilakukan semua tahun ini.

"Yang pasti tahun ini secara bertahap ada dan tahun depan akan ditingkatkan," ucap dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ironi Minyak Sawit: Ditanam di Tanah Negara, Dijual Mahal di Dalam Negeri

Ironi Minyak Sawit: Ditanam di Tanah Negara, Dijual Mahal di Dalam Negeri

Whats New
Pengertian Asuransi dan Jenis-jenisnya

Pengertian Asuransi dan Jenis-jenisnya

Whats New
Mengenal Tol Bawah Air yang Bakal Dibangun di Ibu Kota Baru

Mengenal Tol Bawah Air yang Bakal Dibangun di Ibu Kota Baru

Whats New
Mulai Besok, Jasa Marga Lakukan Pengaturan Lalu Lintas Secara Situasional di Tol Cipularang

Mulai Besok, Jasa Marga Lakukan Pengaturan Lalu Lintas Secara Situasional di Tol Cipularang

Whats New
Kementerian PUPR Rampungkan 838 Paket Tender Dini Proyek Infrastruktur Senilai Rp 17,5 Triliun

Kementerian PUPR Rampungkan 838 Paket Tender Dini Proyek Infrastruktur Senilai Rp 17,5 Triliun

Rilis
Mulai Besok, Tol Cisumdawu Seksi I Akan Digratiskan Selama 2 Pekan

Mulai Besok, Tol Cisumdawu Seksi I Akan Digratiskan Selama 2 Pekan

Whats New
Hunian Baru Korban Erupsi Semeru Bakal Dibangun Jadi Desa Modern

Hunian Baru Korban Erupsi Semeru Bakal Dibangun Jadi Desa Modern

Whats New
Menaker: Saya Bukan Milik Pengusaha..

Menaker: Saya Bukan Milik Pengusaha..

Whats New
Uji Coba Kereta Cepat Jakarta-Bandung Dimulai November Tahun Ini

Uji Coba Kereta Cepat Jakarta-Bandung Dimulai November Tahun Ini

Whats New
InJourney Angkat Mantan Direktur AirAsia Indonesia Jadi Corporate Secretary

InJourney Angkat Mantan Direktur AirAsia Indonesia Jadi Corporate Secretary

Rilis
Sandiaga Uno: Realisasi Anggaran Kemenparekraf 2021 Capai 95,7 Persen

Sandiaga Uno: Realisasi Anggaran Kemenparekraf 2021 Capai 95,7 Persen

Whats New
Cara Cek NIK KTP secara Online Tanpa Harus Datang ke Kantor Dukcapil

Cara Cek NIK KTP secara Online Tanpa Harus Datang ke Kantor Dukcapil

Whats New
Pemerintah Bakal Bangun Pelabuhan Baru di Batam, Lebih Besar dari Tanjung Priok

Pemerintah Bakal Bangun Pelabuhan Baru di Batam, Lebih Besar dari Tanjung Priok

Whats New
Viral Tarif Parkir di Malioboro Rp 350.000, Sandiaga Uno: Ini Berdampak Negatif, Khususnya Pariwisata Yogyakarta

Viral Tarif Parkir di Malioboro Rp 350.000, Sandiaga Uno: Ini Berdampak Negatif, Khususnya Pariwisata Yogyakarta

Whats New
GNI Ekspor Perdana 13.650 Ton Feronikel ke China Senilai 23 Juta Dollar AS

GNI Ekspor Perdana 13.650 Ton Feronikel ke China Senilai 23 Juta Dollar AS

Rilis
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.