Berita Populer: Rupiah Melemah, Menkeu Diprotes Anggota DPR

Kompas.com - 05/09/2018, 09:45 WIB
Suasana Rapat Paripurna RAPBN 2019 di gedung DPR RI, Selasa (4/9/2018). Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam rapat ini menyampaikan tanggapan pemerintah atas pandangan umum fraksi-fraksi terhadap RAPBN 2019. KOMPAS.com / ANDRI DONNAL PUTERASuasana Rapat Paripurna RAPBN 2019 di gedung DPR RI, Selasa (4/9/2018). Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam rapat ini menyampaikan tanggapan pemerintah atas pandangan umum fraksi-fraksi terhadap RAPBN 2019.

JAKARTA, KOMPAS.com - Rupiah terus melemah dalam beberapa waktu belakangan ini dipicu oleh resahnya investor terhadap perekonomian negara-negara berkembang.

Di Indonesia, melemahnya rupiah direspons beragam oleh banyak pihak. Pemerintah dan Bank Indonesia menyatakan pelemahan rupiah sebenarnya tidak terjadi karena fundamental ekonomi Indonesia bagus. Namun DPR berpendapat lain. 

Berita seputar rupiah masih menjadi yang terpopuler sepanjang hari kemarin, Selasa (4/9/2018) di Ekonomi Kompas.com.

Di luar isu rupiah, melemahnya mata uang negara-negara berkembang juga ikut menjadi populer. Berikut daftar berita terpopuler sepanjang hari kemarin:

1. Rupiah Melemah, Sejumlah Anggota DPR "Protes" ke Sri Mulyani

DPR menggelar agenda rapat paripurna pembahasan RAPBN 2019 pada Selasa (4/9/2018) siang yang turut dihadiri pemerintah melalui Kementerian Keuangan. Ketika rapat baru mau dimulai, ada interupsi dari sejumlah anggota Dewan yang berasal dari fraksi partai oposisi dan disampaikan langsung kepada Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati di ruang rapat. Selengkapnya, baca di sini.

2. Giliran Mata Uang Iran yang Melemah Sentuh Titik Terendah Sepanjang Sejarah

Mata uang riyal Iran mencapai titik terendah sepanjang sejarah terhadap dollar AS pada hari Senin (3/9/2018) malam. Dilansir Bonbast.com, riyal telah kehilangan sekitar 15 persen dari nilainya di pasar terbuka dalam tiga hari terakhir, yakni menjadi 128.500 riyal per dollar pada Senin malam.

Penurunan itu merespons pidato Gubernur Bank Sentral Abdolnaser Hemmati pada Sabtu lalu, yang mengumumkan pengetatan pembatasan untuk mengalokasikan cadangan devisa. Selengkapnya baca di sini.

3. Diprotes Anggota DPR, Ini Tanggapan Sri Mulyani

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Keukeuh Minta Kenaikan Upah, KSPI Bandingkan dengan Zaman Habibie

Keukeuh Minta Kenaikan Upah, KSPI Bandingkan dengan Zaman Habibie

Whats New
DPR: Kunjungan PM Jepang Harus Bisa Dimanfaatkan Pengusaha Nasional

DPR: Kunjungan PM Jepang Harus Bisa Dimanfaatkan Pengusaha Nasional

Whats New
PGN Pastikan Pengerjaan Pembangunan Pipa Rokan Selesai Tepat Waktu

PGN Pastikan Pengerjaan Pembangunan Pipa Rokan Selesai Tepat Waktu

Rilis
Jika Tak Ada Penemuan Baru, Minyak Bumi Indonesia Akan Habis dalam 9 Tahun

Jika Tak Ada Penemuan Baru, Minyak Bumi Indonesia Akan Habis dalam 9 Tahun

Whats New
Soal UU Cipta Kerja, KSPI: Mudah-mudahan DPR Tidak 'Kucing-kucingan' Lagi...

Soal UU Cipta Kerja, KSPI: Mudah-mudahan DPR Tidak "Kucing-kucingan" Lagi...

Whats New
Efisiensi Anggaran Proyek Pipa Minyak Blok Rokan Capai Rp 2,1 Triliun

Efisiensi Anggaran Proyek Pipa Minyak Blok Rokan Capai Rp 2,1 Triliun

Rilis
Pengetahuan Teknologi hingga Internet jadi Persoalan Digitalisasi UMKM

Pengetahuan Teknologi hingga Internet jadi Persoalan Digitalisasi UMKM

Whats New
Sri Mulyani Sebut Pemerintah Bakal Dukung Pembiayaan Startup, Ini Penjelasannya

Sri Mulyani Sebut Pemerintah Bakal Dukung Pembiayaan Startup, Ini Penjelasannya

Whats New
Ekonom: Sektor riil Paling Belum Siap Hadapi Digitalisasi

Ekonom: Sektor riil Paling Belum Siap Hadapi Digitalisasi

Whats New
Turun Signifikan dalam Beberapa Pekan, Saham IKAN Masuk Pengawasan Bursa

Turun Signifikan dalam Beberapa Pekan, Saham IKAN Masuk Pengawasan Bursa

Rilis
BI: Sistem Pembayaran Digital Berperan Penting dalam Pemulihan Ekonomi

BI: Sistem Pembayaran Digital Berperan Penting dalam Pemulihan Ekonomi

Whats New
Penjualan Emas Antam Melonjak 147 Persen pada Kuartal III-2020

Penjualan Emas Antam Melonjak 147 Persen pada Kuartal III-2020

Whats New
Sri Mulyani Soroti Ketimpangan Digitalisasi di Indonesia

Sri Mulyani Soroti Ketimpangan Digitalisasi di Indonesia

Whats New
Pansus KBN Tinjau Pelabuhan Marunda, KCN: Menunggu Rekomendasi Terbaik

Pansus KBN Tinjau Pelabuhan Marunda, KCN: Menunggu Rekomendasi Terbaik

Whats New
Ekonomi RI Bisa Pulih Cepat Dibandingkan Singapura dan AS, Mengapa?

Ekonomi RI Bisa Pulih Cepat Dibandingkan Singapura dan AS, Mengapa?

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X