Rupiah Diprediksi Menguat di Akhir Tahun, Ini Alasannya

Kompas.com - 05/09/2018, 16:48 WIB
Ilustrasi rupiah KOMPAS.com / GARRY ANDREW LOTULUNGIlustrasi rupiah

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden ASEAN International Business Shanti Rachmand Shamdasani mengungkapkan, nilai tukar rupiah atas dollar AS diprediksi berkisar antara Rp 14.700- Rp 15.000 pada akhir tahun 2018.

"Bisa di angka Rp 14.700-Rp 15.000 di akhir tahun ini, mungkin di kisaran 14.500 juga bisa," ujar Shanti pada konferensi pers di Jakarta, Rabu (5/9/2018).

Menurutnya, penguatan ini dipicu karena tingkat konsumsi masyarakat akan meningkat di akhir tahun menyambut liburan Natal dan tahun baru. Selain itu, dimulainya kampanye untuk tahun politik 2019 juga menjadi pengaruh, karena akan banyak permintaan untuk atribut kampanye.

Lebih lanjut, Shanti menyarankan untuk masyarakat agar membantu perputaran uang ini dengan membelanjakan uang mereka.

"Tips untuk masyarakat belanjakan uang Anda. Justru karena tidak membelanjakan uang perputaran (uang) tidak akan terjadi," ujarnya.

Sementara itu untuk pemerintah, Shanti menyarankan agar mengatur pertukaran uang dengan membuat peraturan batas dollar AS yang bisa ditukar.

"Pemerintah keluarkan peraturan dalam sehari dollar AS yang boleh ditukar (jumlahnya) sekian," tuturnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X