Amankan Harga Beras, Mendag Minta Bulog Segera Operasi Pasar

Kompas.com - 06/09/2018, 14:15 WIB
Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukito memrediksi, dampak langsung perang dagang AS-China terhadap Indonesia dalam jangka pendek relatif kecil. 
Dok. Humas KemendagMenteri Perdagangan Enggartiasto Lukito memrediksi, dampak langsung perang dagang AS-China terhadap Indonesia dalam jangka pendek relatif kecil.

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita meminta Perum Bulog untuk segera melakukan operasi pasar dalam rangka mengamankan stok dan harga beras.

Berdasarkan hasil rapat koordinasi pemerintah, Bulog diperintahkan sebelumnya untuk mengimpor beras guna memenuhi kebutuhan dalam negeri selama setahun ini, dengan total 2 juta ton.

"Seperti di rakor sebelumnya, kami minta untuk Bulog siapkan operasi pasar. Bukan Bulog jualan di depan pasar, tetapi pedagang pasar jual beras Bulog dengan margin yang cukup," kata Enggar usai rapat di kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kamis (6/9/2018).

Enggar mengungkapkan, pemerintah menaruh perhatian khusus untuk masalah beras karena perannya sangat signifikan dalam menjaga tingkat inflasi hingga akhir tahun. Jika sampai harga beras bergejolak dan stoknya bermasalah, akan berdampak pada banyak hal yang berujung perlambatan pertumbuhan ekonomi.

Beras juga jadi indikator dalam menentukan tingkat kemiskinan yang belakangan sempat turun signifikan. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, dari data terakhir per Maret 2018, persentase penduduk miskin di Indonesia turun jadi 9,82 persen atau setara dengan 25,95 juta orang.

Capaian itu merupakan yang pertama kalinya persentase penduduk miskin pada level single digit. Berkurangnya jumlah penduduk miskin utamanya disebabkan faktor inflasi yang terjaga selama periode penelitian profil kemiskinan oleh BPS, dari September 2017 sampai Maret 2018 sebesar 1,92 persen.

Kepala BPS Suhariyanto juga pernah menyampaikan, pemerintah perlu mewaspadai komponen harga bergejolak untuk menjaga tingkat inflasi tahun ini. Kekhawatiran itu didasari dari potensi peningkatan dan komponen harga bergejolak atau volatile food yang berkontribusi terhadap inflasi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Beras merupakan makanan utama makanya jadi perhatian khusus," tutur Enggar.

Secara terpisah, Direktur Operasional dan Pelayanan Publik Perum Bulog Tri Wahyudi Saleh menyebut harga beras di beberapa titik sudah turun setelah sebelumnya sempat naik sedikit. Terhadap arahan Enggar, Tri memastikan Bulog siap untuk melaksanakan operasi pasar.

"Kami akan tetap waspada dan Bulog masih diminta untuk operasi pasar," ujar Tri.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Niat Hati Buat Aduan pada CS Bank lewat Media Sosial Malah Kena Jebakan Penipuan

Niat Hati Buat Aduan pada CS Bank lewat Media Sosial Malah Kena Jebakan Penipuan

BrandzView
IHSG dan Rupiah Ditutup Melemah Sore Ini

IHSG dan Rupiah Ditutup Melemah Sore Ini

Whats New
Penjualan Kendaraan Diprediksi Capai 900.000 Unit Tahun Depan

Penjualan Kendaraan Diprediksi Capai 900.000 Unit Tahun Depan

Whats New
Dorong Penggunaan Kendaraan Listrik, Pemerintah Bakal Setop Penjualan Mobil Konvensional pada 2050

Dorong Penggunaan Kendaraan Listrik, Pemerintah Bakal Setop Penjualan Mobil Konvensional pada 2050

Whats New
Naik 35 Persen, Laba Bersih BTN Capai Rp 1,52 Triliun pada Kuartal III 2021

Naik 35 Persen, Laba Bersih BTN Capai Rp 1,52 Triliun pada Kuartal III 2021

Whats New
Pembangkit Listrik Tenaga Fosil Akan Hilang dari Indonesia pada 2060

Pembangkit Listrik Tenaga Fosil Akan Hilang dari Indonesia pada 2060

Whats New
Lewat 'Transformasi Perluasan Kesempatan Kerja', Kemenaker Kembangkan Kewirausahaan Efektif

Lewat "Transformasi Perluasan Kesempatan Kerja", Kemenaker Kembangkan Kewirausahaan Efektif

Rilis
Pandemi Covid-19 Membuat Digitalisasi Jadi Keniscayaan bagi Perbankan

Pandemi Covid-19 Membuat Digitalisasi Jadi Keniscayaan bagi Perbankan

Whats New
Bulog Siap Menyalurkan Jagung Subsidi untuk Peternak

Bulog Siap Menyalurkan Jagung Subsidi untuk Peternak

Whats New
Kurangi Pengangguran, Kemenaker Bentuk Inkubator Kewirausahaan dalam BLK Komunitas

Kurangi Pengangguran, Kemenaker Bentuk Inkubator Kewirausahaan dalam BLK Komunitas

Rilis
Ini Kunci Sukses Bos Radja Cendol, Sempat Hanya KKP hingga Punya Outlet di Hongkong

Ini Kunci Sukses Bos Radja Cendol, Sempat Hanya KKP hingga Punya Outlet di Hongkong

Smartpreneur
Mafia Tanah Berulah, Kementerian ATR/BPN: Kita Kejar Sampai Ujung Langit

Mafia Tanah Berulah, Kementerian ATR/BPN: Kita Kejar Sampai Ujung Langit

Rilis
Squid Game dan Subway, Marketing Popular Culture

Squid Game dan Subway, Marketing Popular Culture

Work Smart
Krisis Energi Singapura Akibat Indonesia, Ini yang Jadi Penyebab

Krisis Energi Singapura Akibat Indonesia, Ini yang Jadi Penyebab

Whats New
IHSG Melemah Pada Sesi I Perdagangan, Asing Lepas ASII, BBCA, dan BUKA

IHSG Melemah Pada Sesi I Perdagangan, Asing Lepas ASII, BBCA, dan BUKA

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.