Jumlah Pembeli "Online" Indonesia Capai 11,9 Persen dari Populasi

Kompas.com - 07/09/2018, 16:41 WIB
IlustrasiThinkstockphotos Ilustrasi

JAKARTA, KOMPAS.com - Kegiatan jual beli secara online yang didorong oleh pertumbuhan industri e-commerce di Tanah Air turut meningkatkan jumlah pembeli melalui platform tersebut. Salah satu portal kode diskon untuk situs-situs belanja online di Indonesia, CupoNation, memprediksi jumlah pembeli online sampai akhir tahun ini akan tumbuh signifikan.

"Jumlah online shopper di Indonesia terus meningkat selama beberapa tahun terakhir. Di tahun 2018, jumlah online shopper diperkirakan mencapai 11,9 persen dari total populasi di Indonesia," demikian keterangan tertulis dari CupoNation yang diterima Kompas.com pada Jumat (7/9/2018).

Public Relations and Communications Manager CupoNation, Olivia Putri, menjelaskan, dari studi internal pihaknya, didapati pertumbuhan pembeli secara online atau online shopper di Indonesia terjadi dalam tiga tahun terakhir. Pada tahun 2016, jumlah pembeli online mencapai 9,6 persen dari jumlah populasi dan meningkat menjadi 10,7 persen pada tahun 2017.

Baca juga: Ini yang Paling Diincar Pembeli Online Indonesia...

Persentase tersebut didapat dengan membagi jumlah populasi dan jumlah pembeli secara online di Indonesia setiap tahunnya. Pertumbuhan jumlah pembeli online ini didukung oleh pendapatan dari pasar e-commerce Indonesia, di mana ada 6,1 miliar dollar AS pada 2016 dan mencapai 7,5 miliar dollar AS untuk tahun 2017.

"Tahun ini diperkirakan pendapatan pasar e-commerce bisa mencapai 9,1 miliar dollar AS," tutur Olivia.

Data dalam penelitian ini bersumber dari lembaga statistik internasional bernama Statista. Data yang ditampilkan berasal dari total pendapatan bersih pasar e-commerce yang dibagi ke dalam beberapa sektor utama.




Close Ads X