CEPA dengan Australia Diharapkan Dapat Dongkrak UMKM Indonesia

Kompas.com - 07/09/2018, 17:08 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta Kamdani berharap Indonesia-Australia Comprehensive Economic Partnership (CEPA) dapat mendorong pertumbuhan Usaha Mikro Kecil Menengah. Menurut dia, banyak UMKM yang memiliki produk yang potensial diekspor ke luar negeri, termasuk Asutralia.

"Ini bukan hanya usaha besar, tapi bagaimana juga UMKM perlu diperhatikan," ujar Shinta di kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta, Jumat (7/9/2018).

"Kami mau libatkan lebih banyak UMKM kita bisa turut serta," lanjut dia.

Shinta mengatakan, masih banyak UMKM -terutama di daerah, yang belum diperhatikan. Padahal ia melihat cukup banyak potensi di sana untuk dikembangkan. Hanya saja mereka kalah promosi dan pengemasannya yang kurang menarik.

Baca juga: Australia Pesan Pesawat ke PT DI untuk Operasional di Antartika

"Melalui Kementerian Perdagangan akan terus mendukung UMKM Indonesia," kata Shinta.

Komoditas UMKM yang diyakini mampu bersaing di pasar global antara lain produk kerajinan tangan, olahan makanan, fashion, hingga farmasi. Namun, untuk menembus pasar global, harus ada standar yang ditentukan,

Meski sudah final, namun masih ada beberapa hal yang masih dilengkapi dalam perjanjian tersebut. Shinta mengimbau pelaku usaha untuk terus mengawal hingga tuntas. Sayangnya, perjanjian dengan Australia tersebut belum tersosialisasi dengan baik di kalangan pelaku usaha.

"Belum banyak awareness dari pelaku usaha, terutama UMKM soal perjanjiaan ini," kata Shinta.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.