Dirut Garuda Mengaku Siap Dicopot dari Jabatannya

Kompas.com - 10/09/2018, 16:04 WIB
Direktur Utama Garuda Indonesia Pahala Nugraha Mansury KOMPAS.com / ANDRI DONNAL PUTERADirektur Utama Garuda Indonesia Pahala Nugraha Mansury

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Rabu (12/9/2018). Salah satu agenda dalam RUPSLB tersebut adalah pergantian direksi.

Direktur Utama Garuda Indonesia, Pahala Mansury mengaku siap jika dicopot dari jabatannya.

"Kalau kita namanya ditugaskan harus siap kalau misalnya diganti," ujar Pahala di Cengkareng, Tangerang, Senin (10/9/2018).

Kendati begitu, Pahala mengaku belum mengetahui siapa direksi yang akan dicopot. Menurut dia, itu merupakan kewenangan pemegang saham.

Pahala berharap apapun keputusan di RUPSLB tak akan mengganggu kinerja perusahaan.

"Cuma yang saya harapkan adalah program yang sudah ada di Garuda bisa terus berjalan," kata Pahala.

PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Rabu (12/9/2018).

Berdasarkan keterangan resmi yang dipublikasikan perseroan, emiten dengan kode saham GIAA tersebut mengajukan tiga mata acara, salah satunya yaitu perubahan pengurus perseroan.

Dua mata acara lain yang diajukan perseroan pada RUPS-LB tersebut yaitu paparan kinerja semester I/2018 perseroan, dan laporan perkembangam rencana transaksi penerbitan obligasi global dan pendanaan perseroan tahun 2018.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X