Akuisisi Pertagas, Belanja Modal PGN Bakal Naik

Kompas.com - 10/09/2018, 20:25 WIB
Direktur Keuangan PGN Said Reza Pahlevy saat ditemui di Jakarta, Selasa (3/7/2018). KOMPAS.com/AMBARANIE NADIADirektur Keuangan PGN Said Reza Pahlevy saat ditemui di Jakarta, Selasa (3/7/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk atau PGN sebentar lagi bakal mengakuisisi 51 persen saham PT Pertamina Gas (Pertagas).

Upaya tersebut diyakini bakal meningkatkan anggaran belanja modal atau capital expenditure (capex) PGN mengalami kenaikan.

"Kalau integrasi bisnis dengan Pertagas pasti belanja modalnya bertambah," ujar Direktur Keuangan PGN Said Reza Pahlevy di Jakarta, Senin (10/9/2018).

Namun demikian, Reza masih menolak mengatakan berapa besaran kenaikan capex perusahaan dengan kode emiten PGAS tersebut setelah mengakuisisi Pertagas.

"Jika ada perubahan nanti akan kami konsultasikan ke rencana kerja dan anggaran perusahaan (RKAP) mereka, tetapi itu nanti terjadi setelah kita closing 29 September ini," sambung Reza.

Reza menambahkan, dengan mengakuisisi Pertagas maka PGN memerlukan dana tambahan guna pembangunan infrastruktur tambahan dalam rangka pendistribusian gas. Itulah mengapa peningkatan capex dibutuhkan PGN.

"Harapannya ini sekarang ini bisa meningkatkan konektivitas. Jadi pelanggan bisa lebih mudah untuk mendapatkan akses gas, makanya butuh infrastruktur," sebut dia.

Adapun untuk pembangunan infrastruktur pipa gas ke depannya, PGN bakal memprioritaskan untuk pelanggan rumah tangga.

"Kita prioritaskan rumah tangga. Jadi tiap tahun 100.000 pelanggan rumah tangga kita interkoneksikan dan juga pelanggan lainnya," imbuh Reza.

Sebagai informasi, pada tahun ini PGN telah menggelontorkan capex hingga 400 juta dollar AS atau setara dengan Rp 5,5 triliun.

Sebesar 60 persen dari total capex tersebut digunakan PGN untuk bisnis di hulu atau upstream dan sisa 40 persen dianggarkan untuk kebutuhan bisnis di hilir atau downstream.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Erick Thohir: BUMN Akan Buka 2.300 Lowongan Magang

Erick Thohir: BUMN Akan Buka 2.300 Lowongan Magang

Work Smart
[POPULER MONEY] Profil Lin Che Wei | Jabatan Lin Che Wei di Kemenko Perekonomian | MLFF Bakal Gantikan e-Toll

[POPULER MONEY] Profil Lin Che Wei | Jabatan Lin Che Wei di Kemenko Perekonomian | MLFF Bakal Gantikan e-Toll

Whats New
Kilang Pertamina Berulang Kali Kebakaran, Ini Kata Erick Thohir

Kilang Pertamina Berulang Kali Kebakaran, Ini Kata Erick Thohir

Whats New
Jokowi Mau Larang Ekspor Timah dan Bauksit Tahun Ini

Jokowi Mau Larang Ekspor Timah dan Bauksit Tahun Ini

Whats New
Ditawari Gabung ICAO, Menhub: Kemajuan Sektor Penerbangan Kita Diakui Dunia Internasional

Ditawari Gabung ICAO, Menhub: Kemajuan Sektor Penerbangan Kita Diakui Dunia Internasional

Whats New
IFG: Dana Pensiun Bisa Kurangi Ketergantungan RI dari Modal Asing

IFG: Dana Pensiun Bisa Kurangi Ketergantungan RI dari Modal Asing

Whats New
Berlaku Hari Ini, Simak Aturan Lengkap Syarat Perjalanan Dalam Negeri dengan Kapal Laut

Berlaku Hari Ini, Simak Aturan Lengkap Syarat Perjalanan Dalam Negeri dengan Kapal Laut

Whats New
Atasi Wabah PMK, Kementan Kirim Obat-obatan Senilai Rp 534,29 Juta ke Beberapa Wilayah

Atasi Wabah PMK, Kementan Kirim Obat-obatan Senilai Rp 534,29 Juta ke Beberapa Wilayah

Whats New
LKPP Segera Terbitkan Aturan Pengadaan Barang Jasa Khusus IKN

LKPP Segera Terbitkan Aturan Pengadaan Barang Jasa Khusus IKN

Whats New
Gelar Halalbihalal, J99 Corp Beri Apresiasi pada Karyawan Terbaik

Gelar Halalbihalal, J99 Corp Beri Apresiasi pada Karyawan Terbaik

Whats New
Eropa Bingung Bayar Impor Gas dari Rusia

Eropa Bingung Bayar Impor Gas dari Rusia

Whats New
Lin Chen Wei Tersangka Kasus Ekspor CPO, Anggota DPR Minta Kementerian yang Gunakan Jasanya Beri Klarifikasi

Lin Chen Wei Tersangka Kasus Ekspor CPO, Anggota DPR Minta Kementerian yang Gunakan Jasanya Beri Klarifikasi

Whats New
Tren Belanja Kuartal I-2022, Tokopedia: Masker Kesehatan Laris Manis

Tren Belanja Kuartal I-2022, Tokopedia: Masker Kesehatan Laris Manis

Whats New
Harga Sawit Petani Anjlok, Tapi Ironinya Minyak Goreng Tetap Mahal

Harga Sawit Petani Anjlok, Tapi Ironinya Minyak Goreng Tetap Mahal

Whats New
Prokes Dilonggarkan, Simak Syarat Perjalanan Lengkap Kereta Api Terbaru

Prokes Dilonggarkan, Simak Syarat Perjalanan Lengkap Kereta Api Terbaru

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.