Kembangkan Bitcoin dan Blockchain, Indonesia Kerja Sama dengan Jepang - Kompas.com

Kembangkan Bitcoin dan Blockchain, Indonesia Kerja Sama dengan Jepang

Kompas.com - 12/09/2018, 12:56 WIB
Ketua Umum Perkumpulan Pemerhati Bitcoin & Blockchain Indonesia (PPBBI) Erwin Hadiyanto meneken kerja sama dengan Ketua International Crypto Currency Promotion Organization (ICCPO) Eisuke Kawamoto untuk pengembangan teknologi blockchain di Indonesia, Rabu (12/9/2018).KOMPAS.com/RIDWAN AJI PITOKO Ketua Umum Perkumpulan Pemerhati Bitcoin & Blockchain Indonesia (PPBBI) Erwin Hadiyanto meneken kerja sama dengan Ketua International Crypto Currency Promotion Organization (ICCPO) Eisuke Kawamoto untuk pengembangan teknologi blockchain di Indonesia, Rabu (12/9/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Indonesia dan Jepang menjalin kerja sama dalam pengembangan cryptocurrency atau mata uang kripto di Indonesia. Kerja sama tersebut diharapkan mampu menjadi batu loncatan pembentukan regulasi terkait cryptocurrency.

Adapun kerja sama tersebut diteken antara Perkumpulan Pemerhati Bitcoin & Blockchain Indonesia (PPBBI) dengan International Crypto Currency Promotion Organization (ICCPO).

"Tujuan kerja sama ini adalah utamanya sementara ini bitcoin belum ada aturan pasti dan dengan adanya kerja sama ini diharapkan kami bisa kasih masukkan ke pemerintah terkait aturannya nanti akan seperti apa," kata Ketua Umum PPBBI Erwin Hadiyanto, di Jakarta, Rabu (12/9/2018).

Selain itu, tujuan kerja sama ini adalah untuk mempelajari sekaligus menambah pengetahuan tentang pengelolaan cryptocurrency termasuk bitcoin yang selama ini telah dilakukan.

Erwin menambahkan, pengalaman Jepang sebagai salah satu negara pelopor penggunaan cryptocurrency diharapkan mampu memberikan bantuan terkait infrastruktur dan teknologi blockchain.

Pasalnya, perkembangan cryptocurrency menggunakan teknologi blockchain semakin meluas. Sekitar 10 juta orang telah menggunakan bitcoin di seluruh dunia dan 60 persen di antaranya ada di Jepang.

"Perkembangan positif ini akan membantu transfer pengetahuan, khususnya dalam memberikan masukkan kepada pihak pemerintah baik dari sisi teknologi maupun perangkat hukum yang berkaitan dengan teknologi crypto currency tersebut," pungkas Erwin.




Close Ads X