Turunkan Biaya Operasional, Dirut Baru Garuda Akan Renegosiasi Sewa Pesawat - Kompas.com

Turunkan Biaya Operasional, Dirut Baru Garuda Akan Renegosiasi Sewa Pesawat

Kompas.com - 12/09/2018, 22:05 WIB
Pesawat Airbus A330-200 dipilih untuk melayani rute terbaru Denpasar-Mumbai, yang baru dibuka, Senin (23/4/2018).KOMPAS.COM / MUHAMMAD IRZAL ADIAKURNIA Pesawat Airbus A330-200 dipilih untuk melayani rute terbaru Denpasar-Mumbai, yang baru dibuka, Senin (23/4/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Utama Garuda Indonesia I Gusti Ngurah Ashkara Danadiputra mengatakan, akan melakukan negosiasi ulang penyediaan pesawat-pesawat yang telah tersedia untuk dilakukan perpanjangan sewa kembali.

Hal tersebut dilakukan untuk menurunkan biaya operasional sewa pesawat. Dia menargetkan bisa menurunkan biaya sewa pesawat sebesar 20 persen.

"Biasanya mereka enggak bisa banyak turunnya minimum 10-20 persen. Tapi yang paling penting menutup inefisiensi operasional sampai diakhir tahun 2018, jadi kami akan update lagi detilnya. Renegoisasi khususnya untuk existing flight, narrow body, dan wide body," ujar pria yang akrab disapa Ari di Garuda City Center, Rabu (12/9/2018).

Ari menargetkan dalam sebulan ini akan melakukan renegoisasi untuk menurunkan biaya sewa. Hal ini dilakukan untuk menekan kerugian dibawah 100 juta dollar AS hingga akhir tahun 2018.

Baca juga: Bertekad Tambah Pemasukan Garuda, Ini Strategi Ari Askhara

"Tapi yang fokus dalam sebulan ini tiga lessor besar, enggak usah terlalu banyak, tapi kita fokus yang memeberikan impact signifikan kepada cost kita," kata Ari.


Pendapatan Garuda tercatat mengalami pertumbuhan 5,9 persen pada semester I 2018, yakni dari 1,8 miliar dollar AS pada 2017 menjadi 1,9 miliar dollar AS.

Di sisi lain, perseroan masih mencatatkan rugi bersih. Namun, rugi tersebut turun signifikan dari periode yang tahun lalu, yakni dari 284 juta dollar AS menjadi 114 juta dollar AS tahun ini.

Komentar
Close Ads X