Bogasari Tanam 1.000 Tanaman Manggrove - Kompas.com

Bogasari Tanam 1.000 Tanaman Manggrove

Kompas.com - 13/09/2018, 20:16 WIB
PT Indofood Tbk Divisi Bogasari melakukan penanaman 1.000 tanaman mangrove di pinggiran pesisir Pantai Marunda.DOKUMEN BOGASARI PT Indofood Tbk Divisi Bogasari melakukan penanaman 1.000 tanaman mangrove di pinggiran pesisir Pantai Marunda.

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Indofood Tbk Divisi Bogasari memberikan 1.000 tanaman mangrove kepada  Otoritas Pelabuhan Tanjung Priok untuk ditanam di pinggiran pesisir Pantai Marunda.

Aksi penanaman 1.000 pohon mangrove ini dalam rangka peringatan Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas).  Penanaman mangrove di wilayah Jakarta Utara ini sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan dan ekosistem yang semakin memburuk.

Vice President Human Resources Bogasari, Anwar Agus menyebutkan, bibit 1.000 tanaman manggrove tersebut merupakan hasil pengembangan Bogasari di areal pabrik.

"Bakau ini kita ambil dari jatuhan bibit bakau di sepanjang pesisir Jakarta yang kami semaikan di pabrik kami dan sudah berusia 9 bulan serta siap tanam dengan tinggi sekitar 90 cm. Semoga bibit ini bisa bertahan hidup di pesisir Jakarta Utara," sebut Anwar dalam siaran pers, Kamis (13/9/2018).

Baca juga: Jangan Sampai Hutan Mangrove Indonesia Terkikis Habis

Mangrove selama ini dikenal dengan tanaman hijau yang memiliki banyak akar, berbatang kokoh dan mampu menjadi filter air dan udara, serta menahan abrasi.

Menurut dia, Bogasari sebagai pabrik terpung terigu yang sudah ada di kawasan pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara sejak tahun 1971 tentu sangat mendukung program penanaman pohon mangrove dalam rangka Harhubnas ini.

Terdapat 4 kegiatan yang digelar dalam rangka  Harhubnas ini yakni  Care Port, Health Port, Social Port, dan  Green Port  atau Gerakan Tanam 1.000 Pohon. Aksi penanaman pohon ini sejalan dengan salah satu pilar dari 5 pilar CSR Indofood, yakni Menjaga Kelestarian Lingkungan .

Anwar menambahkan, pembudidayaan mangrove gampang-gampang susah.

“Kami buat kolam dengan air laut kemudian kita memelihara ikan lele guna mengatasi jentik nyamuk karena efek dari kolam terdapat banyak jentik nyamuk. Dan saat ini Bogasari sedang membudidayakan 1000 bibit lagi dan 4 bulan lagi diperkirakan sudah layak tanam. Setelah itu Bogasari akan membudidayakan bibit baru lagi,” paparnya.


Dia menyebut,  pihaknya sangat peduli dengan lingkungan. Bahkan di areal pabrik  terigu, Bogasari menyiapkan dua lokasi pembibitan aneka tanaman yakni tanaman hias dan tanaman toga.  Untuk tanaman hias, Bogasari membudidayakan 71 jenis tanaman dengan stok yang ada saat ini sekitar 10.500. Sedangkan tanaman toga,  ada 21 jenis dengan stok tanaman 658.

“Budidaya tanaman ini bukan hanya untuk kebutuhan  areal tanaman Bogasari seluas 1,5 hektar tapi juga untuk disumbangkan ke masyarakat. Termasuk saat pembangunan ruang publik terpadu ramah anak (RPTRA),” ucap Anwar.

Komentar
Close Ads X