Belanja Barang Online dari Luar Negeri Maksimal 75 Dollar AS Per Orang - Kompas.com

Belanja Barang Online dari Luar Negeri Maksimal 75 Dollar AS Per Orang

Kompas.com - 15/09/2018, 19:25 WIB
Pedagang memperlihatkan cara operasional drone mainan kepada pembeli di pasar mainan Gembrong, Jakarta, Jumat (27/7/2018). Mainan impor dari Tiongkok merupakan salah satu barang yang kini membanjiri pasar di dalam negeri.

KOMPAS/PRIYOMBODO (PRI)
27-07-2018

untuk tematik ekonomi senin (30/7/2018).KOMPAS/PRIYOMBODO Pedagang memperlihatkan cara operasional drone mainan kepada pembeli di pasar mainan Gembrong, Jakarta, Jumat (27/7/2018). Mainan impor dari Tiongkok merupakan salah satu barang yang kini membanjiri pasar di dalam negeri. KOMPAS/PRIYOMBODO (PRI) 27-07-2018 untuk tematik ekonomi senin (30/7/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Keuangan melalui Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) akan memberlakukan ketentuan baru dalam hal impor barang kiriman.

Perbedaan mendasar dalam aturan baru ini adalah ketentuan nilai barang dari luar negeri yang diberi bebas bea masuk maksimal 75 dollar AS per penerima. Adapun pada aturan lama sebesar 100 dollar AS.

"Kalau dulu tidak ada batasan total transaksi, sekarang kami batasi dalam sehari 75 dollar AS per penerima," kata Direktur Jenderal Bea dan Cukai Heru Pambudi seusai Seminar Nasional Apindo dan Kadin Indonesia, Jumat (14/9/2018).

Heru menjelaskan, aturan baru tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 112/PMK.04/2018 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Keuangan Nomor 182/PMK.04/2016 tentang Ketentuan Impor Barang Kiriman.

Aturan ini ditetapkan di Jakarta pada 6 September 2018 dan ditandatangani Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, diundangkan 10 September 2018 serta berlaku 30 hari sejak diundangkan.

Ketentuan mengenai nilai barang kiriman dari luar negeri tertera dalam Pasal 13, yang berbunyi, "Barang kiriman yang diimpor untuk dipakai sebagaimana dimaksud dalam Pasal 12 ayat (1) huruf a, dapat diberikan pembebasan bea masuk dengan nilai pabean paling banyak 75 dollar AS".

Pasal ini berlaku bagi setiap penerima barang dalam sehari atau lebih dari satu kali pengiriman dalam sehari sepanjang nilai barang kiriman tidak lebih dari 75 dollar AS.

Jika nilai barang kiriman melebihi batas 75 dollar AS, bea masuk dan pajak dalam rangka impor akan dipungut sesuai aturan yang berlaku.

Menurut Heru, aturan baru tersebut akan efektif mengurangi mereka yang selama ini mengakali peraturan dengan memanfaatkan fasilitas de minimus value.

De minimus value merupakan pembebasan nilai bea masuk atau nilai cukai dengan batas tertentu atas barang impor, yang semula ditetapkan 100 dollar AS dan tanpa batasan transaksi dalam sehari.

Importir atau buyer yang mengakali aturan sering membeli barang dengan nilai di atas 100 dollar AS, tapi melakukan splitting atau pemisahan sehingga pengiriman dilakukan beberapa kali dengan membagi nilai barang tersebut.

DJBC pernah menemukan satu pemasok yang bisa 400 kali mengimpor barang dalam sehari dengan akal-akalan seperti itu.

"Satu pemasok dalam satu hari bisa 400 (transaksi). Total 20.300 dollar AS, itu (nilai) transaksi dalam sehari," tutur Heru.


Saat aturan ini berlaku secara penuh, DJBC akan menggunakan sistem otomasi dari jaringan komputer mereka untuk mengalkulasi jumlah barang kiriman yang diimpor.

Ketentuan ini juga ditujukan melindungi kepentingan nasional, berkaitan dengan meningkatnya volume impor barang kiriman serta untuk mendorong pertumbuhan industri dalam negeri.

Komentar
Close Ads X