Agar Tak Kalah dari Vietnam, Pembangunan Infrastruktur Mesti Terus Dilakukan - Kompas.com

Agar Tak Kalah dari Vietnam, Pembangunan Infrastruktur Mesti Terus Dilakukan

Kompas.com - 16/09/2018, 21:14 WIB
Ilustrasi infrastruktur.Kompas.com / Dani Prabowo Ilustrasi infrastruktur.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Penelitian Makroekonomi dan Finansial Lembaga Pengkajian Ekonomi dan Masyarakat Universitas Indonesia (LPEM UI) Febrio N Kacaribu menyatakan bahwa masifnya pembangunan infrastruktur di Indonesia sudah selayaknya dilakukan.

Pasalnya, Indonesia saat ini telah kalah dari Vietnam dari sisi Logistic Performance Index (LPI). Peringkat Vietnam dalam indeks tersebut berhasil menyusul Indonesia pada tahun ini.

Berdasarkan data LPI 2018, Vietnam berhasil ada di peringkat 39, sedangkan Indonesia harus puas di posisi 46.

"Buktinya sekarang dari logistics performance index. Dua tahun lalu mereka sedikit di belakang kita, tetapi sekarang kita di belakang mereka, padahal kita tahu investor asal Indonesia pun pindah ke sana dan ini yang harus disadari bahwa infrastruktur itu mendesak," jelas Febrio di Jakarta, Minggu (16/9/2018).

Oleh karenanya, pembangunan infrastruktur tak bisa ditunda lagi. Penundaan pembangunan infrastruktur akan memiliki konsekuensi cukup berat bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Selain itu, hal tersebut juga bakal berdampak dengan persaingan dengan Vietnam dan juga negara lainnya di regional Asia Tenggara.

"Kalau kita tunda lagi pembangunan infrastruktur ya maka makin ketinggalan dari Vietnam yang sudah tumbuh 6 persen. Akhirnya semua investasi asing di Asean masuk ke Vietnam," tandas Febrio.



Close Ads X