Survei: Konsumen Puas dengan Harga Properti yang Stabil

Kompas.com - 17/09/2018, 12:52 WIB
Ilustrasi rumah Kementerian PUPRIlustrasi rumah

JAKARTA, KOMPAS.com - Memasuki semester II 2018, para pencari properti masih optimis dengan iklim pasar properti nasional. Namun, kepuasan terhadap upaya pemerintah dalam menjaga harga properti tetap terjangkau mengalami menurunan.

Aspek jangka panjang masih menjadi faktor utama yang menjaga optimisme ini.

Survei Rumah.com bertajuk roperty Affordability Sentiment Index H2-2018 menunjukkan bahwa 66 persen responden merasa puas dengan iklim properti saat ini. Angka ini sedikit menurun dibandingkan semester sebelumnya, sebesar 67 persen, namun meningkat sebanyak 4 persen dibanding semester yang sama satu tahun sebelumnya.

Kepuasan terhadap iklim properti ini mayoritas didasarkan pada faktor kenaikan harga properti yang stabil serta apresiasi terhadap kenaikan harga properti jangka panjang. Faktor ini diamini oleh 69 persen responden.

Adapun 18 persen responden yang merasa tidak puas, mengungkapkan faktor kenaikan harga properti sebagai penyebabnya. Alasan lainnya adalah uang muka yang terlalu tinggi.

"Faktor kenaikan harga memang selalu dipandang dari dua sisi. Bagi mereka yang optimistis, mereka melihatnya sebagai peluang investasi di masa depan, sementara mereka yang pesimistis, ini disebabkan keraguan terhadap kemampuan finansial mereka," ujar Ike Hamdan, Head of Marketing Rumah.com dalam keterangan resmi, Senin (17/9/2018).

Ike menuturkan, mereka yang belum yakin dengan kemampuan kemungkinan adalah mereka yang masih awam atau kurang informasi. Padahal, saat ini pasar properti sedang berpihak kepada pembeli.

Misalnya, pemerintah melonggarkan aturan uang muka. Jika dulu dibatasi sebesar minimal 15 persen, sekarang pemerintah membebaskan aturan tersebut.

"Banyak pengembang yang menawarkan uang muka hingga serendah 5 persen bahkan tanpa uang muka," sebut Ike.

Optimisme terhadap iklim properti nasional tidak dibarengi kepuasan terhadap upaya pemerintah dalam menjaga harga properti tetap terjangkau. Pada semester I 2018, sebanyak 47 persen merasa puas, 43 persen merasa tidak puas, dan 12 persen menjawab tidak tahu.

Angka kepuasan ini menurun jika dibandingkan hasil survei setahun sebelumnya, di mana sebanyak 54 persen merasa puas dan 37 persen tidak puas serta 9 persen menajwab tidak tahu.

Survei ini ditujukan untuk mengetahui respon pasar dari sisi permintaan sekaligus untuk menciptakan transparansi informasi untuk konsumen. Survei ini melengkapi Rumah.com Property Index yang menyajikan lebih dari 400.000 data properti dijual dan disewa dari seluruh Indonesia, dengan lebih dari 17 juta halaman yang dikunjungi setiap bulan dan diakses oleh lebih dari 5,5 juta pencari properti setiap bulannya.

 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X