Anggota DPR dari Gerindra Ingin Pertumbuhan Ekonomi RI 10 Persen

Kompas.com - 18/09/2018, 12:53 WIB
Suasana rapat membahas RAPBN 2019 di Badan Anggaran DPR RI, Selasa (4/9/2018). KOMPAS.com / ANDRI DONNAL PUTERASuasana rapat membahas RAPBN 2019 di Badan Anggaran DPR RI, Selasa (4/9/2018).

 

 JAKARTA, KOMPAS.com - Anggota Badan Anggaran DPR RI fraksi Gerindra, Bambang Haryo Soekartono, menilai Indonesia dengan anggaran yang besar dapat mendongkrak tingkat pertumbuhan ekonomi per tahunnya jadi 10 persen.

Bambang turut membandingkan capaian pertumbuhan ekonomi era Presiden Soeharto yang sempat menyentuh angka 12 persen.

"Saat kepemimpinan Presiden Soeharto, pertumbuhan ekonomi bisa sampai 12 persen alias dua digit. Sekarang dengan anggaran yang ratusan triliun rupiah kenapa cuma 5,2 persen?" kata Bambang dalam rapat bersama pemerintah di Badan Anggaran DPR RI, Selasa (18/9/2018).

Bambang juga memberi catatan tentang harga-harga bahan pokok yang melonjak tinggi sekali. Dia menyinggung salah satunya tentang harga daging sapi yang kini mencapai Rp 130.000, sementara di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono harga daging sapi belum semahal itu.

"Waktu banyak demo, foto pemimpin terdahulu ditempel di pantat sapi atau kerbau, itu harganya masih murah. Sekarang sudah di atas Rp 100.000, untung rakyat masih sabar," tutur Bambang.

Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan Suahasil Nazara dalam pembukaan rapat menyampaikan, proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia hingga akhir tahun 2018 ada di angka 5,2 persen.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Proyeksi tersebut didukung oleh tingkat konsumsi rumah tangga yang masih tinggi di atas 5 persen, investasi yang diharapkan bisa mencapai 7 persen atau lebih, dan menggenjot ekspor.

Meski begitu, impor diperkirakan masih akan tinggi, yakni di atas 10 persen. Proyeksi terhadap pertumbuhan ekonomi ini turut dipengaruhi tantangan dari eksternal, seperti penguatan dollar AS, potensi pelemahan pertumbuhan ekonomi global tahun ini, hingga perang dagang sampai ketegangan politik global.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Banyak Kegiatan Abaikan Protokol Kesehatan, Pemerintah Mulai Waspada Gelombang Ketiga Covid-19

Banyak Kegiatan Abaikan Protokol Kesehatan, Pemerintah Mulai Waspada Gelombang Ketiga Covid-19

Whats New
Akhir Tahun, IHSG Berpeluang Berada di Level 6.900-an

Akhir Tahun, IHSG Berpeluang Berada di Level 6.900-an

Whats New
Restrukturisasi Kredit: Pengertian, Syarat, dan Contoh

Restrukturisasi Kredit: Pengertian, Syarat, dan Contoh

Spend Smart
Pupuk Kaltim Ajak Masyarakat Bangga Gunakan Produk Indonesia

Pupuk Kaltim Ajak Masyarakat Bangga Gunakan Produk Indonesia

Rilis
BI: Uang yang Rusak Bisa Ditukarkan

BI: Uang yang Rusak Bisa Ditukarkan

Whats New
Manfaatkan Teknologi, Pembudidaya Ikan di Tulungagung Bisa Jual 35 Ton Ikan Per Bulan

Manfaatkan Teknologi, Pembudidaya Ikan di Tulungagung Bisa Jual 35 Ton Ikan Per Bulan

Whats New
Pemerintah Akan Alihkan Dana Penanganan Covid-19 dari DAU dan DBH Untuk Program Lain

Pemerintah Akan Alihkan Dana Penanganan Covid-19 dari DAU dan DBH Untuk Program Lain

Whats New
 BEI: 26 Perusahaan Antre IPO, 16 di antaranya Beraset di Atas Rp 250 Miliar

BEI: 26 Perusahaan Antre IPO, 16 di antaranya Beraset di Atas Rp 250 Miliar

Whats New
Tak Hanya Evergrande, Kian Banyak Pengembang Properti China Alami Gagal Bayar Utang

Tak Hanya Evergrande, Kian Banyak Pengembang Properti China Alami Gagal Bayar Utang

Whats New
Mau Dapat Suku Bunga Tabungan 9,5 Persen? Ini Syaratnya

Mau Dapat Suku Bunga Tabungan 9,5 Persen? Ini Syaratnya

Spend Smart
Penumpang KRL Diminta Cek KRL Access dan Hindari Jam Sibuk

Penumpang KRL Diminta Cek KRL Access dan Hindari Jam Sibuk

Whats New
12 Temuan Ombudsman Terkait Tata Kelola Cadangan Beras Pemerintah

12 Temuan Ombudsman Terkait Tata Kelola Cadangan Beras Pemerintah

Whats New
Pemerintah Terapkan PPKM Level 1 di 18 Kabupaten/Kota Luar Jawa-Bali, Ini Wilayahnya

Pemerintah Terapkan PPKM Level 1 di 18 Kabupaten/Kota Luar Jawa-Bali, Ini Wilayahnya

Whats New
Pertamina Bongkar Aksi Penimbunan BBM Bersubsidi di Kabupaten Semarang

Pertamina Bongkar Aksi Penimbunan BBM Bersubsidi di Kabupaten Semarang

Rilis
PPKM Diperpanjang, Tempat Bermain Anak Boleh Dibuka, Usia di Bawah 12 Tahun Boleh ke Tempat Wisata

PPKM Diperpanjang, Tempat Bermain Anak Boleh Dibuka, Usia di Bawah 12 Tahun Boleh ke Tempat Wisata

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.