Disuntik Rp 8,8 Triliun, Lintas Marga Sedaya Bangun Airport Link Tol BIJB Kertajati

Kompas.com - 18/09/2018, 15:05 WIB
Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) di Kertajati, Majalengka. -KOMPAS.com/AKHDI MARTIN PRATAMABandara Internasional Jawa Barat (BIJB) di Kertajati, Majalengka.


JAKARTA, KOMPAS.com - PT Lintas Marga Sedaya (LMS) menerima pembiayaan sindikasi sebesar Rp 8,889 triliun. Pembiayaan sindikasi yang berjangka waktu 15 tahun ini diberikan pihak perbankan dan lembaga keuangan non-perbankan.

Dalam hal ini, PT Bank Central Asia Tbk bertindak selaku Mandated Lead Arranger and Bookrunners (MLAB), Agen Fasilitas, Agen Jaminan dan Agen Penampungan. Adapun PT Sarana Multi Infrastruktur dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk sebagai lead arranger, PT Bank Panin Indonesia Tbk sebagai arranger, serta Indonesia Infastructure Finance, serta Bank BJB, Bank DKI, dan Bank ICBC Indonesia sebagai partisipan.

Pembiayaan tersebut akan digunakan untuk refinancing dan membiayai pembangunan Airport Link Tol BIJB Kertajati dari Jalan Tol Ruas Cikopo-Palimanan (Cipali).

Presiden Direktur LMS Datuk Mohd Zulastri Mohd Amin berharap adanya pembiayaan ini akan membuat LMS selaku operator Tol Cipali lebih fleksibel dalam meningkatkan pelayanannya sekaligus memberi nilai tambah kepada stakeholder terkait.

"Adanya proyek pembangunan Airport Link menuju BIJB Kertajati dari Jalan Tol Ruas Cikopo-Palimanan diharapkan dapat mempermudah dan mempercepat akses," kata dia dalam pernyataan resmi, Selasa (18/9/2018).

Susiana Santoso, Executive Vice President Corporate Finance BCA selaku MLAB dan perwakilan para kreditur mengatakan, Bandara Kertajati di Majalengka yang baru diresmikan berdekatan dengan kawasan ekonomi terpadu, Karawang, Bekasi dan Purwakarta. Diitunjang pula dengan infrastruktur transportasi lain.

"Oleh karena itu, perbankan nasional khususnya BCA merasa perlu untuk turut serta dalam pembangunan pembangunan ruas tol yang tersambung langsung dengan Bandara Internasional Kertajati (Airport Link) ini,” kata Susiana.

Susiana mengatakan, MLAB dan sejumlah kreditur berharap pembiayaan itu dapat memberikan efek berganda secara langsung kepada masyarakat, sekaligus memberikan dampak yang signifikan dalam pembangunan infrastruktur yang digagas pemerintah.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X