Fakta di Balik Rencana Impor Beras 2 Juta Ton Tahun Ini

Kompas.com - 20/09/2018, 06:05 WIB

"Impor (keputusan) 15 Januari itu perintahnya harus masuk akhir Februari. Kenapa enggak masuk, pertama karena mereka panennya macet, negara produsen. Kemudian pengapalannya memang lama, persiapannya," ucap Darmin.

Rakortas terakhir turut memutuskan bahwa Bulog harus menyerap beras hasil produksi dalam negeri paling lambat bulan Juni sebesar 2,2 juta ton. Sementara saat rapat berikutnya tanggal 28 Maret, stok beras Bulog baru naik sedikit, menjadi 649.000 ton dari posisi terakhir 590.000 ton per 19 Maret.

"Posisi 28 Maret memang stok sedikit naik, jadi 649.000 ton. Tapi, ya enggak ada apa-apanya. Panen raya sudah mau habis, siapa yang percaya bahwa ini akan beres-beres saja ke depan? Sehingga kami putuskan impor 1 juta ton," sebut Darmin.

Belakangan harga beras masih tinggi, yaitu Rp 11.036 per kilogram untuk beras medium dan di sisi lain operasi pasar terus dilakukan. Kemudian rakortas memutuskan kembali menambah impor beras hingga total untuk tahun ini 2 juta ton.

Setelah berbagai keputusan itu, dalam rapat terakhir di bulan Agustus, jumlah stok beras di Bulog sudah ada 2,2 juta ton. Namun, jumlah itu termasuk dengan beras impor yang sudah masuk sebesar 1,4 juta ton.

"Karena sudah bulan Agustus, kami anggap (target penyerapan) 2,2 juta ton masih akan nambah sedikit dari pengadaan dalam negeri, dan katanya sekarang bisa mendekati 2,4 juta ton, berarti naik sedikit. Sampai akhir tahun (cadangan beras) bisa 3 juta ton, maka, kami tidak menambah impor," kata Darmin.

Dari total 1,4 juta ton beras impor yang sudah masuk, maka seharusnya masih ada 600.000 ton beras lagi. Tapi, Darmin memastikan itu tidak jadi diimpor karena kendala teknis dari negara produsen dan proses pengiriman yang membuatnya melebihi batas waktu yang ditentukan dalam rakortas.

Upaya pemerintah menjaga harga kebutuhan pokok, termasuk beras, tercermin dari Indeks Harga Konsumen (IHK) atau inflasi. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) terakhir, bulan Agustus justru terjadi deflasi atau turunnya harga barang-barang sebesar 0,05 persen.

Untuk indikator inflasi umum kelompok bahan makanan, terjadi deflasi 1,10 persen dan menyumbang andil deflasi 0,24 persen dari keseluruhan deflasi bulan Agustus. Pemerintah menargetkan inflasi keseluruhan untuk tahun 2018 sebesar 3,5 plus minus 1 persen.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mengapa Rakyat Harus Menanggung Bunga Utang BLBI yang Dikorupsi Para Konglomerat?

Mengapa Rakyat Harus Menanggung Bunga Utang BLBI yang Dikorupsi Para Konglomerat?

Whats New
Mentan: Penghargaan Swasembada Beras dari IRRI Jadi Kado HUT Ke-77 RI

Mentan: Penghargaan Swasembada Beras dari IRRI Jadi Kado HUT Ke-77 RI

Whats New
Apa Itu Pendapatan per Kapita: Definisi, Fungsi, dan Rumusnya

Apa Itu Pendapatan per Kapita: Definisi, Fungsi, dan Rumusnya

Earn Smart
Indonesia Raih Penghargaan Swasembada Beras, Jokowi: Terima Kasih Para Petani atas Kerja Kerasnya...

Indonesia Raih Penghargaan Swasembada Beras, Jokowi: Terima Kasih Para Petani atas Kerja Kerasnya...

Whats New
IHSG Sepekan Naik 0,63 Persen, Kapitalisasi Pasar BEI Tembus Rp 9.333 Triliun

IHSG Sepekan Naik 0,63 Persen, Kapitalisasi Pasar BEI Tembus Rp 9.333 Triliun

Whats New
Lupa Nomor NPWP? Ini Cara Mudah Cek NPWP dengan NIK

Lupa Nomor NPWP? Ini Cara Mudah Cek NPWP dengan NIK

Whats New
Kenaikan Tarif Ojek Online Diundur, Gojek: Kami Pergunakan untuk Sosialisasi ke Mitra Driver

Kenaikan Tarif Ojek Online Diundur, Gojek: Kami Pergunakan untuk Sosialisasi ke Mitra Driver

Whats New
Kartu Prakerja Gelombang 41 Resmi Dibuka, Daftar di www.prakerja.go.id

Kartu Prakerja Gelombang 41 Resmi Dibuka, Daftar di www.prakerja.go.id

Whats New
Pluang Dorong Literasi Finansial untuk Kaum Perempuan dalam Kongres IPPNU XIX

Pluang Dorong Literasi Finansial untuk Kaum Perempuan dalam Kongres IPPNU XIX

Whats New
Ada Pekerjaan Pemeliharaan Ruas Tol Jagorawi Lagi, Simak Lokasi dan Jadwalnya

Ada Pekerjaan Pemeliharaan Ruas Tol Jagorawi Lagi, Simak Lokasi dan Jadwalnya

Whats New
Jokowi Klaim Stok Beras 10,2 Juta Ton dan 3 Tahun Belum Impor

Jokowi Klaim Stok Beras 10,2 Juta Ton dan 3 Tahun Belum Impor

Whats New
Mengenal Tanaman Sorgum, Pengganti Gandum asal Afrika Idaman Jokowi

Mengenal Tanaman Sorgum, Pengganti Gandum asal Afrika Idaman Jokowi

Whats New
Pentingnya Personal Branding untuk Proses Mencari Kerja

Pentingnya Personal Branding untuk Proses Mencari Kerja

Work Smart
Cara Transfer Pulsa Telkomsel dan Biayanya

Cara Transfer Pulsa Telkomsel dan Biayanya

Spend Smart
Resmikan 'Cold Storage', Menteri KKP Targetkan Indramayu Jadi Sentra Perikanan

Resmikan "Cold Storage", Menteri KKP Targetkan Indramayu Jadi Sentra Perikanan

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.