CEO Bank Terbesar di Denmark Mundur Setelah Skandal Pencucian Uang

Kompas.com - 20/09/2018, 11:29 WIB
Ilustrasi Getty Images/iStockphotoIlustrasi

NEW YORK, KOMPAS.com - Thomas Borgen telah mengundurkan diri sebagai CEO bank terbesar Denmark yakni Danske Bank. Hal itu mengemuka setelah skandal pencucian uang besar berpusat pada operasinya di Estonia.

Danske Bank yang memiliki aset total sekitar 475 miliar euro atau 556 miliar dollar AS, pada hari Rabu (19/9/2018) merilis temuan awal dari penyelidikan internal ke dalam kegiatannya di Estonia.

Pihak bank mengatakan serangkaian transaksi mencurigakan di cabang Estonia, ditemukan dari 2007 hingga 2015.

Borgen, yang berada di pucuk pimpinan bank sejak 2013, mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa sementara penyelidikan tidak menemukan kesalahan hukum darinya. Dia yakin tindakan terbaik adalah mundur.

"Jelas bahwa Danske Bank telah gagal memenuhi tanggung jawabnya dalam kasus pencucian uang di Estonia," ujarnya dikutip dari Business Insider, Kamis (20/9/2018).

“Saya sangat menyesalkan ini. Meskipun penyelidikan yang dilakukan oleh firma hukum eksternal menyimpulkan bahwa saya telah memenuhi kewajiban hukum saya. Saya percaya bahwa yang terbaik adalah mundur," imbuhnya.

Investigasi Danske Bank terhadap transaksi mencurigakan di cabang Estonia berpusat pada transaksi yang dilakukan oleh nasabah non-penduduk setempat, namun menggunakan fasilitas bank di sana.

Pihak bank mengatakan, telah mengidentifikasi sekitar 10.000 nasabah yang sesuai dengan profil bukan penduduk itu. Dari jumlah itu ada 6.200 nasabah yang memiliki indikator paling berisiko. Dari para pelanggan ini, Danske Bank mengatakan, "sebagian besar ditemukan mencurigakan.”


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
komentar di artikel lainnya
Close Ads X