Perlukah Anda Memiliki Kartu Kredit?

Kompas.com - 22/09/2018, 12:12 WIB
Ilustrasi kartu kredit.Thinkstock Ilustrasi kartu kredit.

KOMPAS.com - Kartu kredit termasuk salah satu produk revolusioner di sektor keuangan puluhan tahun lalu hingga kini di era digital. Kehadiran alat transaksi nontunai berbasis utang telah banyak mengubah gaya hidup masyarakat di seluruh dunia.

Namun sekarang di era digital, fungsi kartu kredit mulai digantikan dengan pembayaran digital tanpa kartu. Tanpa kartu kredit Anda tetap bisa belanja di situs belanja online dan membayar dengan mencicil.

Meskipun begitu kartu kredit tetap memiliki keunggulan karena  sifatnya yang fleksibal untuk digunakan memakai kartu. Belum lagi fitur cicilan 0 persen yang masih menjadi daya tarik konsumen untuk memakai kartu kredit hingga saat ini.

Di balik banyak manfaat dan keuntungan yang ditawarkan kartu kredit, alat transaksi nontunai ini sering menjadi sumber masalah besar bagi keuangan seseorang. Hal ini terjadi kebanyakan karena kurang memadainya pengetahuan finansial dalam memanfaatkan fasilitas yang ada di dalam kartu kredit.

Baca juga: Tips Aman Mengandalkan Kartu Kredit untuk Modal Bisnis

Selain itu, tidak semua orang membutuhkan kartu kredit untuk mendukung transaksi ekonomi sehari-hari. Bila memang Anda tidak membutuhkan kartu kredit, maka tidak perlu memaksakan diri memiliki kartu kredit sekadar untuk gaya hidup.

Berikut ini ciri-ciri nasabah yang tidak membutuhkan kartu kredit, seperti dikumpulkan oleh Halomoney.co.id dari berbagai sumber:

1.  Anda tidak memiliki penghasilan rutin

Jika Anda belum bekerja atau belum memiliki penghasilan rutin Anda tidak perlu memiliki kartu kredit. Sebab pada akhirnya kartu kredit akan meminta Anda untuk melunasi tagihan sebelum jatuh tempo.

Penghasilan bulanan itulah yang menjadi dasar bagi bank penerbit kartu kredit untuk menerbitkan kartu kredit buat Anda. Selama Anda memiliki penghasilan rutin, silakan saja Anda mengajukan kartu kredit ke bank maupun ke pihak ketiga seperti HaloMoney.co.id secara gratis.

2.  Anda tidak nyaman dengan utang

Anda termasuk orang yang tidak senang memiliki utang yang terasa seperti beban tanggungan. Anda lebih senang membayar segala transaksi dengan tunai, baik dengan uang tunai maupun dengan alat transaksi nontunai nonutang seperti kartu debit, uang elektronik, dan lain sebagainya. Berutang bagi Anda hanya menambah beban pikiran dan membuka godaan-godaan untuk berperilaku konsumtif.

Sebenarnya tidak salah Anda takut berutang. Kartu kredit memang bukan kartu bukan mencari utang.  Kartu kredit hanya sebagai kartu untuk mempermudah transaksi. Bukan kartu untuk mencari utang.

Dalam setiap transaksi, bank akan menalangi lebih dahulu, dan sebelum jatuh tempo Anda harus membayar secara penuh semua nilai transaksi tersebut. Anda akan bebas bunga. Jika Anda membayar dengan cicilan minimal, bank akan mengenakan bunga yang tinggi  atas dana yang telah Anda gunakan.

3.  Anda bisa memenuhi gaya hidup tanpa kartu kredit

Banyak orang akhirnya memilih memiliki kartu kredit untuk  mendukung gaya hidupnya supaya bisa dijalankan dengan biaya lebih murah. Misalnya, penyuka travelling memakai kartu kredit travel yang memungkinkan dia mendapatkan promo tiket maskapai lebih murah, penginapan lebih ekonomis.

Penyuka belanja akan merasa kehadiran kartu kredit dengan banyak promo merchant bisa membantu gaya hidupnya dengan lebih ekonomis.

Nah, bila Anda merasa gaya hidup yang Anda jalankan saat ini masih bisa terpenuhi tanpa dukungan kartu kredit, tidak perlu memaksakan juga memiliki kartu kredit. Hanya saja, kadang ada transaksi dan promonya yang hanya bisa didapatkan jika Anda memiliki kartu kredit. Misalnya membeli tiket pesawat terbang di situs online agen perjalanan.

4.  Anda takut menjadi boros

Kartu kredit banyak menyokong kegiatan transaksi yang bersifat konsumtif misalnya untuk shopping, dining ataupun travelling. Banyak orang memburu kartu kredit dengan tawaran promo diskon yang  banyak, termasuk fitur cicilan 0% yang banyak difavoritkan orang.

Bila Anda merasa memiliki kecenderungan untuk boros dan mudah tergoda iming-iming promo diskon, memiliki kartu kredit bisa menjadi sumber masalah. Terutama apabila Anda tidak memiliki disiplin diri dalam penggunaan kartu kredit. Tapi, jika Anda yakin bisa menahan diri dan masih bisa berfikir rasional melihat promo dan diskon, mungkin Anda dapat mengajukan kartu kredit sekarang juga.

5.  Jika Anda ceroboh mengurus keuangan

Kartu kredit adalah alat transaksi nontunai berbasis utang dengan bunga yang relatif mahal. Pemakaian yang tidak bijak ditambah dengan kecerobohan membayar tagihan, bisa membawa Anda dalam malapetaka keuangan.

Banyak orang yang terbelit utang ratusan juta hanya karena tidak bijak memakai kartu kredit dan akhirnya sampai menjual aset-aset mereka yang berharga. Namun jika Anda saat ini bisa mengurus keuangan pribadi dan keluarga, setidaknya mulai menata lagi, tidak ada salahnya memiliki kartu kredit.

Begitulah empat tanda yang harus Anda ketahui apakah Anda perlu kartu kredit atau tidak. Gunakan Halomoney.co.id untuk melakukan perbandingan sekaligus pengajuan kartu kredit dari berbagai bank. We compare, you save.

Artikel ini merupakan kerja sama dengan Kompas.com dengan Halomoney.co.id. Isi artikel di luar tanggung jawab Kompas.com



Close Ads X