Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

5 Hal yang Wajib Anda Tahu Sebelum Menabung di Deposito

Kompas.com - 24/09/2018, 08:09 WIB
Erlangga Djumena

Editor

KOMPAS.com -  Ketika memiliki tabungan di bank, mungkin Anda pernah bertanya begini: “Kenapa uangnya lama sekali berkembang, adakah imbal hasil yang lebih optimal?”

Memang salah satu ujian bagi para penabung di bank adalah inflasi. Dengan bunga tabungan hanya sebesar 4 pesen hingga 5 persen per tahun, jika dikurangi inflasi 3 persen, Anda hanya menikmati bunga net 2 persen-3 persen.

Tentu hal ini menjadi perhatian bagi para pemilik dana. Apalagi saat ini ada beragam jenis investasi yang tersedia dan bisa Anda pilih. Mulai dari investasi berisiko rendah hingga tinggi. Seperti saham, obligasi, hingga reksadana dan emas.

Namun bagi Anda para pemula, adalah hal yang relatif tepat untuk mencoba deposito untuk membiakkan dana secara aman.

Baca juga: Nasabah Kaya Atur Ulang Portofolio Investasi

Sebelum memutuskan menaruh dana di deposito, pastikan Anda mengetahui lima hal penting berikut ini, seperti dikutip dari HaloMoney.co.id.

1. Perbedaan deposito dengan tabungan

Deposito adalah salah satu produk perbankan yang memberikan layanan untuk menyimpan dana dalam jangka waktu tertentu. Suku bunga deposito ini lebih tinggi jika dibanding dengan suku bunga tabungan biasa.

Dalam deposito, Anda akan memilih jangka waktu menyimpan dana: mulai dari tiga bulan, enam bulan, satu tahun dan seterusnya.

2.  Ada biaya jika menarik dana lebih cepat

Selama periode simpanan tersebut, Anda tidak dapat mengambil uangmu. Jika Anda mencairkan dana sebelum habis jangka waktu, Anda akan terkena biaya pencairan. Maklum Anda mencairkan dana di luar kesepakatan awal. Besaran biaya pencairan di luar jadwal berbeda-beda di setiap bank.

Sementara tabungan biasa, Anda tidak terikat dengan jangka waktu karena dana tabungan sifatnya fleksibel dan bisa diambil kapan saja. Sebelum memutuskan untuk memilih deposito, lakukan perhitungan bunga deposito dengan tepat.

3. Dijamin pemerintah

Selain berisiko rendah, deposito dan tabungan tergolong sebagai jenis simpanan yang aman. Sebab nilainya dijamin oleh pemerintah sepanjang dananya tidak melebihi Rp 2 miliar per orang dalam satu

bank. Jika bank tempat Anda menyimpan dana gonjang-ganjing dan ditutup, dana Anda tetap aman karena dijamin oleh pemerintah dengan batas maksimal tersebut. Jika danamu melebihi Rp 2 miliar, maka yang hanya dijamin adalah sebesar Rp 2 miliar.

4.  Suku bunga simpanan selalu berubah

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com