Buwas: Saya Bilang ke Presiden, Insya Allah Saya Enggak Impor...

Kompas.com - 24/09/2018, 12:07 WIB
Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso saat diwawancarai di kantornya, Jakarta, Selasa (31/7/2018).-KOMPAS.com/AKHDI MARTIN PRATAMA Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso saat diwawancarai di kantornya, Jakarta, Selasa (31/7/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com — Direktur Utama Perusahaan Umum (Perum) Badan Urusan Logistik (Bulog) Budi Waseso ( Buwas) kembali menegaskan Indonesia tak perlu melakukan impor untuk mendukung ketahanan pangan.

"Waktu ditunjuk Presiden, saya ditanya bisa enggak untuk tidak impor? Saya bilang ke Presiden insya Allah saya bisa enggak impor karena ini negara agraris, semuanya ada," kata Buwas saat menghadiri diskusi ketahanan pangan di Menara Kadin, Jakarta, Senin (24/9/2018).

Ketahanan pangar tanpa impor, diyakininya, bisa dengan mudah diwujudkan. Caranya dengan melakukan sinergi antarsemua pihak terkait dan menyerap produk pangan lokal sehingga memberikan bantuan kepada para petani.

"Miris kalau kemudian negara agraris besar seperti Indonesia menuntut pangan impor dan kok bisa bangga makan produk luar negeri atau impor itu. Saya sebagai orang kampung itu miris, apalagi kalau saya jadi petani seolah-olah kita tidak berpihak ke petani," sebutnya.

Baca juga: Buwas: Jangan Jadi Pengkhianat Bangsa!

Oleh karenanya, Bulog, kata Buwas, sebisa mungkin pihaknya terus melakukan penyerapan terhadap hasil tani dalam negeri, mulai dari beras, bawang merah, hingga kedelai.

Semua itu dilakukan, selain untuk mendukung ketahanan pangan, juga memberikan dukungan kepada petani.

Menurut dia, jika petani tidak didukung, mereka akan kehilangan semangat menanam dan nantinya akan menjadi bumerang tersendiri bagi kondisi pangan dalam negeri.

"Saya harap masalah pangan ini betul-betul dikuasai negara dan dipegang oleh orang-orang yang punya integritas jelas terhadap bangsa," katanya.



Close Ads X