Berita Populer: Buwas Bilang ke Presiden soal Impor hingga Prediksi Sri Mulyani

Kompas.com - 25/09/2018, 05:09 WIB
Direktur Utama Badan Urusan Logistik (Bulog) Budi Waseso Di Kantor Pusat Bulog Jakarta, Rabu (19/9/2018) KOMPAS.com/ Putri Syifa NurfadilahDirektur Utama Badan Urusan Logistik (Bulog) Budi Waseso Di Kantor Pusat Bulog Jakarta, Rabu (19/9/2018)

1. Buwas: Saya Bilang ke Presiden, Insya Allah Saya Enggak Impor...

 Direktur Utama Perusahaan Umum (Perum) Badan Urusan Logistik (Bulog) Budi Waseso ( Buwas) kembali menegaskan Indonesia tak perlu melakukan impor untuk mendukung ketahanan pangan.

"Waktu ditunjuk Presiden, saya ditanya bisa enggak untuk tidak impor? Saya bilang ke Presiden insya Allah saya bisa enggak impor karena ini negara agraris, semuanya ada," kata Buwas saat menghadiri diskusi ketahanan pangan di Menara Kadin, Jakarta, Senin (24/9/2018).

Ketahanan pangar tanpa impor, diyakininya, bisa dengan mudah diwujudkan. Caranya dengan melakukan sinergi antarsemua pihak terkait dan menyerap produk pangan lokal sehingga memberikan bantuan kepada para petani.

"Miris kalau kemudian negara agraris besar seperti Indonesia menuntut pangan impor dan kok bisa bangga makan produk luar negeri atau impor itu. Saya sebagai orang kampung itu miris, apalagi kalau saya jadi petani seolah-olah kita tidak berpihak ke petani," sebutnya.

Baca selengkapnya:  Buwas: Saya Bilang ke Presiden, Insya Allah Saya Enggak Impor...

2. Buwas: Kalau Saya Enggak Bisa Seperti Bu Susi, Dikebiri Saja

Direktur Utama Perusahaan Umum (Perum) Badan Urusan Logistik (Bulog) Budi Waseso merasa malu dengan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti. Apa dasarnya?

Menurut Waseso, Susi merupakan pejabat negara yang konsisten dengan pekerjaannya. Sebagai menteri, Susi dinilai Waseso selalu tegas terhadap kapal-kapal asing yang mencuri dari perairan Indonesia.

"Saya malu loh sama Bu Susi. Saya laki, beliau perempuan. Kalau saya enggak bisa konsisten kayak beliau lebih baik saya dikebiri saja," ujar Waseso dalam diskusi ketahanan pangan di Menara Kadin, Jakarta, Senin (24/9/2018).

Adapun konsistensi yang dimaksud Waseso adalah terkait impor bahan pangan, terutama beras. Mantan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) tersebut selalu yakin bahwa Indonesia tidak butuh impor lantaran merupakan negara agraris yang besar.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X