Menhub Ingin Tol Laut Bisa Bantu Distribusi Semen ke Indonesia Timur

Kompas.com - 26/09/2018, 14:28 WIB
Menhub Budi Karya Sumadi berkunjung ke Pelabuhan Laut Badas di Sumbawa Besar, NTB, Minggu (26/8/2018). Kemenhub melakukan beberapa tahap persiapan guna mendukung acara pariwisata maritim bertaraf internasional yaitu Sail Moyo Tambora 2018 yang akan dilaksanakan September 2018.
 






ARSIP KEMENHUBMenhub Budi Karya Sumadi berkunjung ke Pelabuhan Laut Badas di Sumbawa Besar, NTB, Minggu (26/8/2018). Kemenhub melakukan beberapa tahap persiapan guna mendukung acara pariwisata maritim bertaraf internasional yaitu Sail Moyo Tambora 2018 yang akan dilaksanakan September 2018.

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Perhubungan ( Menhub) Budi Karya Sumadi menginginkan tol laut bisa diakses untuk mengangkut semen, khususnya ke wilayah Indonesia bagian timur.

Menurut Budi, semen merupakan komponen penting untuk mendukung pembangunan infrastruktur di Indonesia bagian timur.

Hal tersebut dikatakan Budi usai menggelar rapat bersama Direktur Utama PT Semen Indonesia (Persero) Tbk Hendi Prio Santoso dan Direktur Utama PT Pelni (Persero) Purwarisya L Tobing.

Rapat ini membahas mengenai optimalisasi pengangkutan yang akan dilakukan PT Semen Indonesia menggunakan kapal Pelni untuk diangkut ke kawasan Indonesia Timur.

"Semen adalah satu produk yang sangat penting untuk pembangunan, khususmya di Indonesia timur. Di semester II ini kebutuhan itu sangat meningkat, oleh karena itu tol laut men-support apa yang dibutuhkan oleh Semen Indonesia untuk support tempat-tempat strategis yang dibangun," ujar Budi di Jakarta, Rabu (26/9/2018).

Budi menambahkan, selain menyediakab akses, Kemenhub juga akan menambah kapal baru untuk mendukung distribusi semen ke kawasan timur Indonesia. Menurut Budi, saat ini kapal Pelni juga telah tersedia untuk melakukan pedistribusian semen.

"Nanti lintasan mana yang kurang, kita tambah, bahkan kapal baru kita dedikasikan, kita minta kepada Pelni untuk mengangkut barang-barang itu langsung ke Papua. Papua sangat butuh. Pelni ada kapal perintis yang menyusur seluruh pantai Papua itu, sehingga volumenya meningkat, distribusinya merata," kata Budi.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X