Kemendag Naikkan Batas Bawah Daging Ayam Jadi Rp 18.000 Per Kilogram

Kompas.com - 26/09/2018, 20:38 WIB
Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita saat diwawancarai di kantornya, Jakarta, Selasa (18/9/2018). -KOMPAS.com/AKHDI MARTIN PRATAMAMenteri Perdagangan Enggartiasto Lukita saat diwawancarai di kantornya, Jakarta, Selasa (18/9/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Kejatuhan harga tak hanya dialami telur, tetapi juga daging ayam ras. Menteri Perdagangan Enggartiaso Lukita mengatakan, pihaknya menetapkan harga acuan pembelian di petani pada rentang Rp 18.000-20.000 per kilogram.

"Kami minta Aprindo (Asosiasi Pengusaha Retail Indonesia) menjalankannya, supaya Aprindo bisa menyerap telur dan ayam dengan harga yang tidak boleh lebih rendah dari ini," ujar Enggar di kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta, Rabu (29/9/2018).

Terkait hal itu, Enggar pun akan mengubah Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 58 Tahun 2018 tentang Penetapan Harga Acuan Pembelian di Petani dan Harga Acuan Penjualan di Konsumen.

Sama dengan daging ayam ras, tarif batas bawah dan atas yang ditetapkan untuk telur juga Rp 18.000-20.000 per kilogram. Enggar mengatakan, jika harga ayam dan telur dibiarkan rendah, maka peternak dan UMKM akan tertekan. Apalagi biaya pakan ternak tengah melambung.

Baca juga: Kemendag Atur Harga Telur Rp 18.000-20.000 Per Kilogram

"Kita juga harus akomodasi para peternak agar tidak memberatkan mereka dan bangkrut," kata Enggar.

Enggar meminta Aprindo mengikuti tarif baru yang ditetapkan Kemendag. Peraturan soal tarif batas atas dan bawah ini akan mulai berlaku pada 1 Oktober 2018. Namun, tak menutup kemungkinan akan ada penyesuaian harga jika terjadi dinamika di lapangan di kemudian hari.

"Ini bukan sesuatu yang kaku dan sudah melewati berbagai proses," kata Enggar.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X