Kompas.com - 28/09/2018, 05:49 WIB
Ilustrasi kilang minyak AP PHOTO / GERALD HERBERTIlustrasi kilang minyak

NEW YORK, KOMPAS.com - Harga minyak mentah mendekati 82 dollar AS per barrel pada perdagangan Kamis (27/9/2018). Ini seiring dengan sanksi baru AS terhadap Iran yang merupakan produsen minyak terbesar kelima di dunia.

Kekhawatiran tentang kendala pasokan kemungkinan akan muncul setelah sanksi baru yang akan diterapkan pada bulan November mendorong investor untuk membeli minyak sebelum waktunya, sehingga mendorong harga lebih tinggi.

Harga acuan minyak mentah Brent menyentuh level tertinggi perdagangan hari itu senilai 81,8 dollar AS per barrel, meningkat lebih dari 1 persen. Akan tetapi, kemudian sedikit turun setelah muncul laporan yang mengatakan Arab Saudi mampu dan memiliki kemauan untuk meningkatkan kembali kemampuan produksinya hingga 550.000 barrel per hari.

Adapun acuan harga minyak AS West Texas Intermediate (WTI) juga naik sebesar 1,3 persen menjadi 72,5 dollar AS per barrel.

Harga-harga tersebut akan terus meningkat dalam beberapa bulan mendatang, bahkan JPMorgan mengatakan Brent dapat melonjak hingga 90 dollar AS per barrel dalam waktu singkat.

"Pendorong utama adalah perkiraan yang lebih tinggi tentang berapa banyak ekspor minyak mentah Iran mungkin menurun karena sanksi AS yang seharusnya mulai berlaku pada tanggal 4 November," sebut JPMorgan dalam laporannya.


Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.