Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Elon Musk Dituntut Mundur dari Jabatan CEO Tesla, Mengapa?

Kompas.com - 28/09/2018, 08:12 WIB

NEW YORK, KOMPAS.com - Komisi Pasar Modal AS (SEC) menuntut CEO Tesla Elon Musk mundur dari jabatannya. Pasalnya, Musk diduga memberikan keterangan salah dan menyesatkan. 

Dikutip dari Business Insider, Jumat (28/9/2018), SEC menyatakan tuntutan kepada Musk tersebut didasarkan pada cuitannya di Twitter tentang rencana membuat CEO menjadi perusahaan privat alias sahamnya tidak diperdagangkan kepada publik di bursa. Ia menawarkan saham sebesar 420 dollar AS per lembar.

Pernyataan tersebut diunggah Musk pada 7 Agustus 2018 lalu. Akibat kabar tuntutan SEC tersebut, saham Tesla terperosok 11 persen pada perdagangan sesi kedua. 

Adapun pasca cuitan Musk tersebut, kala itu saham Tesla melesat 6 persen. SEC mencatat, di akhir sesi perdagangan hari itu, saham Tesla ditutup menguat 10 persen. 

SEC menyatakan, pernyataan Musk pada akun Twitter pribadinya itu salah dan menyesatkan. Menurut SEC, Musk juga terus mengunggah cuitan semacam itu, salah satunya adalah pernyataan bahwa investor telah mengonfirmasi kabar penjualan saham Tesla itu.

"Musk mengetahui atau tidak sadar bahwa setiap pernyataan tersebut salah dan/atau menyesatkan karena ia tidak memiliki dasar fakta yang cukup terkait pernyataannya itu," kata SEC dalam pernyataannya.

Menurut SEC, ketika Musk membuat pernyataan-pernyataan itu, ia mengetahui bahwa belum pernah ada diskusi mengenai transaksi "going-private" seharga 420 dollar AS per lembar saham dengan sumber pendanaan potensial manapun. Konfirmasi dari investor pun belum diperoleh.

Musk pun merespon tuntutan SEC melalui pernyataan resminya. Menurut dia, dirinya sedih dengan tindakan tidak adil yang dilakukan SEC. 

"Tindakan tidak adil SEC membuat saya sangat sedih dan kecewa. Saya selalu bertindak untuk kepentingan kebenaran, transparansi, dan investor," sebut Musk.

Menurut dia, integritas selalu menjadi nilai penting dalam kehidupanya. Sehingga, ia tidak pernah mengompromi sikap yang menyimpang dari nilai tersebut.

Beberapa pekan setelah mengunggah cuitan tersebut, Tesla mengumumkan bahwa perusahaan tersebut tidak akan "go private." 

"Setelah mempertimbangkan semua faktor yang ada, saya bertemu dengan Dewan Direksi Tesla dan mengumumkan bahwa saya yakin jalan terbaik bagi Tesla adalah tetap menjadi perusahaan terbuka. Direksi mengindikasikan bahwa mereka setuju," kata Musk. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+