Indonesia Bidik Pasar Kereta Api di Meksiko

Kompas.com - 28/09/2018, 11:42 WIB
Ilustrasi: Penampakan badan kereta sleeper pesanan PT KAI yang dipesan ke PT Inka. Gambar diambil pada Selasa (8/5/2018). KOMPAS.com/CHOLIKIlustrasi: Penampakan badan kereta sleeper pesanan PT KAI yang dipesan ke PT Inka. Gambar diambil pada Selasa (8/5/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Meksiko membidik pasar perkeretaapian Indonesia dengan Asosiasi Angkutan Kereta Meksiko (Asociación Mexicana de Ferrocarriles AC atau AMF).

Pertemuan bisnis itu juga turut dihadiri oleh Senior Vice President PT INKA Wai Wahdan, Marketing Director PT Barata Indonesia Tony Budi Santosa, dan Foundry Plant Manager PT Barata Indonesia Beny Andika.

Kedua perusahaan itu merupakan entitas bisnis perkeretaapian yang mewakili sektor angkutan, infrastruktur, keuangan dan penyedia (supplier) asal Indonesia.

Direktur Jenderal AMF Dr. Iker de Luisa Palazas mengatakan, pertemuan ini ditujukan untuk melihat peluang pasar industri perkeretaapian di Meksiko. Pihaknya pun ingin mengetahui produk perkeretaapian yang ditawarkan PT INKA dan PT Barata Indonesia.

Apalagi berdasarkan catatan World Bank Group, Meksiko saat ini adalah negara terbesar ke-10 dalam hal angkutan kereta.

Meksiko juga adalah salah satu negara yang saat ini terus berupaya meningkatkan infrastruktur perkeretaapian dengan antara lain terus membangun jalur-jalur kereta yang menghubungkan antar kota dan antar pelabuhan, termasuk pelabuhan darat (inland port) Ferrovalle di Mexico City.

Sementara itu Duta Besar RI untuk Meksiko, Yusra Khan menyampaikan, pertemuan antar entitas bisnis perkeretaapian kedua negara akan makin membuka peluang bagi kedua pihak untuk menjalin kerja sama yang konkret.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Bisa juga membuka kesempatan bagi fasilitasi peluang PT INKA dan PT Barata Indonesia untuk berpartisipasi dalam proyek-proyek infrastruktur di Meksiko," tulisnya dalam rilis, Jumat (28/9/2018).

Sementara itu, untuk memperkenalkan produknya, Wait dan Beny memperkenalkan produk-produk seperti lokomotif, pembangkit listrik dan Bogie Reefer, gerbong kontainer serta berbagai suku cadang kereta lainnya.

Produk-produk tersebut, selain untuk penggunaan di dalam negeri, juga ditujukan untuk ekspor. Produk-produk PT INKA dan PT Barata Indonesia sudah mampu bersaing dalam tender internasional seperti di Bangladesh, Malaysia, Thailand, dan Filipina.

Halaman:


Sumber
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Puncak BBI Berjalan Lancar, Telkom Hadirkan Beragam Dukungan Ekosistem Digital di Flobamora

Puncak BBI Berjalan Lancar, Telkom Hadirkan Beragam Dukungan Ekosistem Digital di Flobamora

Rilis
Riset NielsenIQ: Tingkat Konsumsi Naik, Tren Pemulihan di Tengah Pembatasan Sosial

Riset NielsenIQ: Tingkat Konsumsi Naik, Tren Pemulihan di Tengah Pembatasan Sosial

Whats New
Bank Dunia Rekomendasikan Indonesia Naikkan Tarif Cukai Rokok Untuk Dongkrak Pendapatan Negara

Bank Dunia Rekomendasikan Indonesia Naikkan Tarif Cukai Rokok Untuk Dongkrak Pendapatan Negara

Whats New
Ini Strategi Indonesia Hadapi Isu Transisi Dunia Pendidikan ke Dunia Kerja

Ini Strategi Indonesia Hadapi Isu Transisi Dunia Pendidikan ke Dunia Kerja

Rilis
Program Padat Karya Bidang Jalan dan Jembatan Serap 273.603 Tenaga Kerja

Program Padat Karya Bidang Jalan dan Jembatan Serap 273.603 Tenaga Kerja

Rilis
Tips Berbisnis Bagi Pemula Ala Bos Grab Indonesia

Tips Berbisnis Bagi Pemula Ala Bos Grab Indonesia

Whats New
Prudential Kukuhkan 40 Calon Pengusaha yang Ikut Program Kewirausahaan

Prudential Kukuhkan 40 Calon Pengusaha yang Ikut Program Kewirausahaan

Rilis
 Mata Uang Kripto adalah Uang Digital, Begini Cara Kerjanya

Mata Uang Kripto adalah Uang Digital, Begini Cara Kerjanya

Whats New
Hati-hati, Ini Konflik Pembagian Harta Warisan yang Rawan Terjadi

Hati-hati, Ini Konflik Pembagian Harta Warisan yang Rawan Terjadi

Whats New
Indonesia Jadi Anggota Dewan FAO, Guru Besar IPB: Bisa Bantu Perbaikan Data Pertanian

Indonesia Jadi Anggota Dewan FAO, Guru Besar IPB: Bisa Bantu Perbaikan Data Pertanian

Rilis
Demi Mobil Listrik, Luhut Resmikan Smelter Nikel Senilai Rp 14 Triliun di Pulau Obi

Demi Mobil Listrik, Luhut Resmikan Smelter Nikel Senilai Rp 14 Triliun di Pulau Obi

Whats New
Kasus Covid Melonjak, Konvensi Luar Biasa Kadin Tak Mendapat Izin

Kasus Covid Melonjak, Konvensi Luar Biasa Kadin Tak Mendapat Izin

Whats New
Usia Perusahaan Masih Muda, DANA Belum Mau IPO

Usia Perusahaan Masih Muda, DANA Belum Mau IPO

Whats New
Lima Upaya Kemenaker Hapus Bentuk-bentuk Pekerja Anak

Lima Upaya Kemenaker Hapus Bentuk-bentuk Pekerja Anak

Rilis
GIMNI Usulkan Pemerintah Buat Aturan soal Minyak Jelantah agar Tak Dikonsumsi Kembali

GIMNI Usulkan Pemerintah Buat Aturan soal Minyak Jelantah agar Tak Dikonsumsi Kembali

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X