Kemenhub: Akses Jalan Darat Menuju Palu Rusak Parah

Kompas.com - 29/09/2018, 12:51 WIB
Warga melihat bangunan pusat perbelanjaan yang ambruk akibat gempa di Palu, Sulawesi Tengah, Sabtu (29/9/2018). ANTARA FOTO/Rolex MalahaWarga melihat bangunan pusat perbelanjaan yang ambruk akibat gempa di Palu, Sulawesi Tengah, Sabtu (29/9/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Jenderal (Dirjen) Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Budi Setiyadi mengonfirmasi bahwa jalur darat dari dan menuju Palu saat ini mengalami kerusakan parah.

Hal itu merupakan imbas dari gempa bermagnitudo 7,4 yang mengguncang Sulawesi Tengah dan sekitarnya pada Jumat (28/9/2018).

"Alternatif jalan darat cukup sulit ditempuh mengingat dari arah Makassar menuju Palu via Mamuju tertutup di daerah Pasangkayu dan Donggala," ucap Budi ketika dikonfirmasi Kompas.com, Sabtu (29/9/2018).

Bukan hanya itu, Budi menambahkan bahwa jalan dari arah Poso dan Luwuk menuju Palu terputus di sekitar wilayah Kebun Kopi.

Namun demikian, Budi menyatakan masih ada beberapa jalur alternatif yang bisa dilewati untuk menuju Palu meskipun hal tersebut memakan waktu cukup lama.

"Ada jalur-jalur alternatif jalan propinsi yang masih bisa dilalui. Untuk saat ini perjalanan darat menuju Palu rata-rata membutuhkan waktu 22 jam, sedangkan akses laut menuju Palu dari Makassar membutuhkan waktu 30 jam lebih," pungkas dia.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X