Gempa Sulteng, Pelabuhan Pantoloan Palu Sudah Bisa untuk Bersandar Kapal - Kompas.com

Gempa Sulteng, Pelabuhan Pantoloan Palu Sudah Bisa untuk Bersandar Kapal

Kompas.com - 29/09/2018, 18:33 WIB
Lokasi rentetan gempa di Sulawesi Tengah, Jumat (28/9/2018).KOMPAS.com/LAKSONO HARI W Lokasi rentetan gempa di Sulawesi Tengah, Jumat (28/9/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Perhubungan ( Kemenhub) memastikan bahwa Pelabuhan Pantoloan di Palu bisa digunakan untuk bersandar bagi kapal pembawa bantuan korban gempa. Untuk itu, saat ini Kemenhub tengah fokus memperbaiki beberapa bagian yang rusak di pelabuhan tersebut.

"Pelabuhan Pantoloan bisa disandarkan kapal karena dermaganya enggak rusak. Kerusakan itu di quay crane yang untuk bongkar muat peti kemas," ucap Sesditjen Perhubungan Laut Kemenhub Arif Thohari dalam jumpa pers di Gedung Karsa, Jakarta, Sabtu (29/9/2018).

Berkaitan dengan hal tersebut, beberapa bantuan seperti makanan, obat-obatan, dan selimut telah disalurkan oleh Kemenhub ke Palu melalui pelabuhan di Bitung dan Samarinda.

Arif menyatakan, saat ini proses pembersihan dermaga Pelabuhan Pantoloan masih terus dilakukan agar bisa lebih banyak kapal bantuan yang bisa bersandar.

Baca juga: Sejumlah Pelabuhan Rusak Berat Akibat Gempa Bermagnitudo 7,4 di Palu

Sebelumnya diberitakan bahwa Pelabuhan Pantoloan di Palu menjadi pelabuhan yang mengalami kerusakan paling parah dibandingkan pelabuhan lainnya.

Hal itu ditandai dengan robohnya quay crane di sana.

"Laporan sementara, quay crane di Pelabuhan Pantoloan roboh dan dengan kondisi ini layanan kepelabuhanan dihentikan menunggu hasil pengecekan lebih lanjut di lapangan," ungkap Dirjen Perhubungan Laut Agus Purnomo dalam keterangan resminya, Sabtu (29/9/2018).

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik: