Kompas.com - 30/09/2018, 12:41 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk dan sejumlah perusahaan pelat merah lainnya menyatakan kesiapan untuk membangun 700 unit Rumah Rawan Gempa (RRG).

Rumah tersebut diperuntukkan bagi warga terdampak gempa Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Sebanyak 502 unit rumah telah selesai dibangun dan dapat dimanfaatkan warga yang terdampak gempa.

"Dalam waktu sesegera mungkin kami akan penuhi target 700 unit RRG yang menjadi tugas BTN," kata Direktur Utama BTN Maryono dalam pernyataannya, Minggu (30/9/2018).

Menteri BUMN Rini M Soemarno pun beberapa waktu lalu meninjau pembangunan RRG sebagai tempat tinggal sementara bagi para pengungsi gempa Lombok serta pembangunan MCK dan sarana pendukung lainnya yang merupakan hasil sinergi BUMN.

“Tercatat sudah 805 RRG dan 49 MCK . Untuk RRG sudah mencapai setengah yang kita targetkan sebanyak 1.700 RRG," ungkap Rini.

Dari 15 desa yang dilanda gempa di NTB, dipilih 4 area yang menjadi pilot project dalam pembangunan RRG, yaitu Desa Guntur Macan dan Desa Kekait di Kecamatan Gunung Sari, serta Desa Sembalun di Kecamatan Semablun dan Desa Terangan, Kecamatan Pemenang.

Adapun BUMN yang turut bersinergi dalam membangun RRG di keempat desa ini yaitu PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (RRG : 700), PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (RRG : 363), PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (RRG : 216/ MCK : 26), PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (RRG : 140/ MCK : 12) dan PT Pertamina (RRG : 86 / MCK : 11). Nantinya, setiap rumah akan ditempati 2 kepala keluarga.

Selain pembangunan RRG dan MCK, sebelumnya BUMN telah bersinergi menyalurkan bantuan senilai Rp 13,2 miliar bagi para korban, mendirikan 38 posko bantuan untuk mendukung penanganan gempa serta memberikan bantuan kesehatan dan tenaga medis, layanan keuangan, pelayanan telekomunikasi, bantuan 33 ton baja lapis seng untuk proses rehabilitasi dan rekonstruksi bangunan masyarakat hingga layanan energi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.