Mandiri Syariah Turunkan Tim Medis dan Relawan di Palu - Kompas.com

Mandiri Syariah Turunkan Tim Medis dan Relawan di Palu

Kompas.com - 01/10/2018, 09:18 WIB
Warga menjarah barang di Grand Palu Mall usai gempa bumi di Pura, Kota Palu, Sulawesi Tengah, Minggu (30/9/2018). Gempa bermagnitudo 7,4 yang mengguncang Donggala dan Palu mengakibatkan ribuan bangunan rusak dan sedikitnya 420 orang meninggal dunia.KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO Warga menjarah barang di Grand Palu Mall usai gempa bumi di Pura, Kota Palu, Sulawesi Tengah, Minggu (30/9/2018). Gempa bermagnitudo 7,4 yang mengguncang Donggala dan Palu mengakibatkan ribuan bangunan rusak dan sedikitnya 420 orang meninggal dunia.

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Bank Syariah Mandiri (Mandiri Syariah) bersama LAZNAS BSM Umat mengirimkan Tim Medis dan Relawan ke Palu.

Direktur Risk Management and Compliance Mandiri Syariah Putu Rahwidhiyasa menyampaikan, Mandiri Syariah turut berduka atas musibah gempa bumi dan tsunami yang melanda Donggala dan Palu di Sulawesi Tengah.

"Kami berupaya untuk secepat mungkin memberikan bantuan berupa pengiriman Tim Medis dan relawan dari Makassar," ujar Putu dalam keterangan resmi yang diterima Kompas.com, Minggu (30/9/2018).

Tim Medis yang dikirim untuk saat ini terdiri atas 4 orang dokter dan 2 orang perawat. Selain tim medis, juga berupaya mengirimkan bantuan logistik melalui jalan darat. Bantuan yang disiapkan antara lain makanan, tenda dan kebutuhan mendesak untuk membantu korban gempa.

Baca juga: Dampak Gempa Palu, Kerugian Pengusaha Ritel Capai Rp 450 Miliar

"Kami juga telah menurunkan Tim Respon dari Makassar dan 20 orang relawan lokal dari Palu. Tentunya berkordinasi dengan rumah sakit untuk penugasan Tim Medis Mandiri Syariah dan pendataan kebutuhan korban" jelas Putu.

Selain itu, juga telah mendirikan shelter sebagai pusat kegiatan relawan dan posko kesehatan korban.

Mandiri Syariah mempunyai lima Kantor Cabang (KC) di Sulawesi Tengah yaitu KC Palu (Area), Palu Plaza, Tadulako, Sigi dan Parigi Moutong.

"Dari lima Kantor Cabang tersebut KC Sigi kondisi kerusakannya paling berat, adapun untuk layanan empat KC lainnya tetap diupayakan beroperasi berkoordinasi dengan wilayah Makassar," tambah Putu.



Close Ads X