Kompas.com - 01/10/2018, 13:09 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Bank Negara Indonesia telah berhasil mengoperasikan kembali 12 mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) di Palu dan sekitarnya yang sebelumnya terganggu akibat dampak bencana gempa bumi dan tsunami.

Corporate Secretary BNI Kriyanto menyatakan, hal tersebut sebagai salah satu upaya untuk mempercepat pemulihan layanan di kantor-kantor cabang yang terkena dampak bencana.

Kiryanto menjelaskan, hingga pukul 14.00 WIB hari Minggu (30/9/2018) sudah ada 12 ATM yang bisa beroperasi kembali.

"Kami pun tengah menyiapkan kembali beberapa kantor cabang agar beroperasi lagi, yaitu Kantor Cabang Utama Palu, tiga kantor cabang pembantu di Kota Palu, dan 4 mobil layanan gerak. Pelayanan juga dapat diberikan di Kantor Cabang Utama Parigi dan 3 kantor cabang pembantu lainnya," ujar Kiryanto melalui keterangannya yang diterima Kompas.com, Senin (1/10/2018).

Adapun BNI juga memberikan bantuan yang diupayakan tiba di lokasi bencana sesegera mungkin.

"Pada tahap pertama kami mulai dengan mengirimkan 360 selimut, 400 buah handuk, 600 potong pakaian, 12 set tenda berukuran besar. Bantuan akan kami tambah seiring dengan membaiknya akses pengangkutan ke lokasi bencana," ujar dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.