Pasca-gempa, 12 Mesin ATM BNI di Palu Sudah Beroperasi - Kompas.com

Pasca-gempa, 12 Mesin ATM BNI di Palu Sudah Beroperasi

Kompas.com - 01/10/2018, 13:09 WIB
Puing bangunan di Perumnas Balaroa akibat gempa bumi yang mengguncang Kota Palu, Sulawesi Tengah, Minggu (30/9/2018). Gempa bermagnitudo 7,4 mengakibatkan ribuan bangunan rusak dan sedikitnya 420 orang meninggal dunia.KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO Puing bangunan di Perumnas Balaroa akibat gempa bumi yang mengguncang Kota Palu, Sulawesi Tengah, Minggu (30/9/2018). Gempa bermagnitudo 7,4 mengakibatkan ribuan bangunan rusak dan sedikitnya 420 orang meninggal dunia.

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Bank Negara Indonesia telah berhasil mengoperasikan kembali 12 mesin Anjungan Tunai Mandiri ( ATM) di Palu dan sekitarnya yang sebelumnya terganggu akibat dampak bencana gempa bumi dan tsunami.

Corporate Secretary BNI Kriyanto menyatakan, hal tersebut sebagai salah satu upaya untuk mempercepat pemulihan layanan di kantor-kantor cabang yang terkena dampak bencana.

Kiryanto menjelaskan, hingga pukul 14.00 WIB hari Minggu (30/9/2018) sudah ada 12 ATM yang bisa beroperasi kembali.

"Kami pun tengah menyiapkan kembali beberapa kantor cabang agar beroperasi lagi, yaitu Kantor Cabang Utama Palu, tiga kantor cabang pembantu di Kota Palu, dan 4 mobil layanan gerak. Pelayanan juga dapat diberikan di Kantor Cabang Utama Parigi dan 3 kantor cabang pembantu lainnya," ujar Kiryanto melalui keterangannya yang diterima Kompas.com, Senin (1/10/2018).

Adapun BNI juga memberikan bantuan yang diupayakan tiba di lokasi bencana sesegera mungkin.

"Pada tahap pertama kami mulai dengan mengirimkan 360 selimut, 400 buah handuk, 600 potong pakaian, 12 set tenda berukuran besar. Bantuan akan kami tambah seiring dengan membaiknya akses pengangkutan ke lokasi bencana," ujar dia.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Close Ads X