Bank Mandiri Beri Kelonggaran Pembayaran Kredit untuk Nasabah di Palu

Kompas.com - 02/10/2018, 06:04 WIB
Puing bangunan di Perumnas Balaroa akibat gempa bumi yang mengguncang Kota Palu, Sulawesi Tengah, Minggu (30/9/2018). Gempa bermagnitudo 7,4 mengakibatkan ribuan bangunan rusak dan sedikitnya 420 orang meninggal dunia. KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMOPuing bangunan di Perumnas Balaroa akibat gempa bumi yang mengguncang Kota Palu, Sulawesi Tengah, Minggu (30/9/2018). Gempa bermagnitudo 7,4 mengakibatkan ribuan bangunan rusak dan sedikitnya 420 orang meninggal dunia.

JAKARTA, KOMPAS.com - Bank Mandiri akan memberikan kelonggaran pembayaran kredit untuk nasabah atau debiturnya yang terdampak gempa di Palu.

Hal tersebut diungkapkan oleh Corporate Secretary Bank Mandiri Rohan Hafas ketika dihubungi Kompas.com, Senin (1/10/2018). Dia menjelaskan, pihak Mandiri akan melakukan proses inventarisasi sesegera mungkin jika kondisi lapangan sudah memungkinkan.

"Kami akan memberikan kelonggaran tentunya, dan karena kondisi , proses inventarisasi akan dilakukan sesegera mungkin bila kondisi lapangan memungkinkan," ujar Rohan.

Adapun saat ini, kantor cabang yang sudah mulai beroperasi adalah kantor cabang Sam Ratulangi. Sementara itu, terdapat 6 unit ATM di Palu yang sudah mulai bisa digunakan. Mandiri pun secara bertahap menyiapkan operasional kantor cabang serta unit ATM lainnya.

“Hari ini kami memang baru mengoperasikan 1 kantor cabang dan mesin ATM di Palu. Untuk kantor cabang dan ATM lain secara bertahap akan kami operasikan kembali setelah memastikan ketersediaan energi dan kesiapan fisik kantor layanan,” ujar dia.

Bank Mandiri juga secara bertahap menerjunkan relawan untuk mendukung tanggap darurat bencana gempa dan tsunami di Donggala, Palu, Sulawesi Tengah.

Relawan yang terdiri dari pegawai Bank Mandiri di berbagai daerah itu mendukung evakuasi dan penyiapan posko bantuan serta dapur umum di lokasi terdampak bencana.

Selain itu, Bank Mandiri juga telah mengirimkan bantuan makanan untuk pengungsi serta 18 unit Genset dan 414 unit Emergency lamp untuk memudahkan penyediaan energi listrik dan penerangan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.