Kompas.com - 02/10/2018, 11:09 WIB
Petugas PLN memeriksa jaringan listrik di kawasan wisata Gili Trawangan, Lombok Utara, NTB, Rabu (8/8/2018). Sejumlah fasilitas publik untuk wisatawan seperti restoran, hotel, jeti pelabuhan dan jaringan listrik rusak terdampak akibat gempa. ANTARA FOTO/AHMAD SUBAIDIPetugas PLN memeriksa jaringan listrik di kawasan wisata Gili Trawangan, Lombok Utara, NTB, Rabu (8/8/2018). Sejumlah fasilitas publik untuk wisatawan seperti restoran, hotel, jeti pelabuhan dan jaringan listrik rusak terdampak akibat gempa.

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Sompo Insurance Indonesia menerima 21 pengajuan klaim asuransi terkait gempa yang menimpa Lombok dan sekitarnya pada 5 Agustus 2018.

Dalam keterangan resmi yang diterima Kompas.com, Selasa (2/10/2018), estimasi share kerugian yang ditanggung Sompo Insurance mencapai 1.158.318 dollar AS dan Rp 650.196.050.

Klaim asuransi untuk gempa Lombok membuat total klaim bruto produk asuransi harta benda Sompo Insurance mengalami kenaikan signifikan.

Baca juga: Pembiayaan dan Asuransi Bencana Dibahas di Pertemuan IMF-Bank Dunia

Pada Juni 2018, total klaim bruto yang dibayarkan yakni sebesar Rp 52 miliar. Pascabencana, klaim melonjak pesat hingga Rp 75 miliar pada Agustus 2018.

Sompo juga menerima klaim asuransi untuk bencana gempa dan tsunami di Palu dan Donggala. Namun, mereka masih menunggu laporan kerugian akibat bencana tersebut.

"Laporan kerugian untuk gempa Palu dan Donggala masih belum dapat dipastikan," kata Head of Human Resources Department Sompo Insurance Diah Safiati Amurwani.

Kerugian akibat gempa bumi di Nusa Tenggara Barat dan Bali diperkirakan mencapai Rp 7,45 triliun. Angka tersebut sebagian besar dihitung dari kerusakan bangunan akibat gempa.

Untuk meringankan beban korban yang masih masa pemulihan saat ini, Sompo Insurance memberi bantuan sebesar Rp 50 juta yang disalurkan melalui Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) Denpasar. Dalam waktu dekat, Sompo Insurance juga akan menyalurkan bantuan untuk korban bencana Palu.

"Kami juga berharap kepedulian kami dapat membantu mencukupi kebutuhan para korban selama berada di area pengungsian dan mempercepat proses pemulihan pasca-bencana," kata Diah.

Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada 17 Agustus 2018, tercatat terjadi 729 gempa susulan di Lombok sejak gempa besar pertama pada 5 Agustus 2018. Kejadian ini menewaskan lebih dari 483 jiwa, 1.054 orang luka-luka, 81.813 rumah rusak yang menyebabkan jumlah pengungsi sebanyak 431.416 jiwa.

 

Berita ini telah diubah judulnya pada 02/10/2018 pukul 19.38 dari sebelumnya berjudul: Klaim Asuransi Gempa Lombok ke Sompo Insurance Tembus Rp 17 Miliar

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Usai Jokowi Resmi Cabut Larangan Ekspor CPO, Organisasi Petani Kelapa Sawit Minta Pembenahan Regulasi di BPDPKS

Usai Jokowi Resmi Cabut Larangan Ekspor CPO, Organisasi Petani Kelapa Sawit Minta Pembenahan Regulasi di BPDPKS

Whats New
Wall Street Berakhir Merah, Investor Masih Lakukan Aksi Jual, Saham–saham Retail Masih Tertekan

Wall Street Berakhir Merah, Investor Masih Lakukan Aksi Jual, Saham–saham Retail Masih Tertekan

Whats New
SPKS Sambut Baik Keputusan Jokowi Cabut Larangan Ekspor Minyak Goreng

SPKS Sambut Baik Keputusan Jokowi Cabut Larangan Ekspor Minyak Goreng

Whats New
Syarat dan Biaya Cabut Berkas Motor Tanpa Calo

Syarat dan Biaya Cabut Berkas Motor Tanpa Calo

Spend Smart
Keran Ekspor CPO dan Minyak Goreng Dibuka Lagi, GAPKI: Terima Kasih Bapak Presiden

Keran Ekspor CPO dan Minyak Goreng Dibuka Lagi, GAPKI: Terima Kasih Bapak Presiden

Whats New
E-Toll Bakal Diganti MLFF Buat Bayar Tol, Bagaimana Nasib Uang Elektronik Perbankan?

E-Toll Bakal Diganti MLFF Buat Bayar Tol, Bagaimana Nasib Uang Elektronik Perbankan?

Whats New
[ POPULER MONEY ] Tarif Listrik Pelanggan 3.000 VA Bakal Naik | Eropa Bingung Bayar Impor Gas dari Rusia

[ POPULER MONEY ] Tarif Listrik Pelanggan 3.000 VA Bakal Naik | Eropa Bingung Bayar Impor Gas dari Rusia

Whats New
Subsidi BBM dan Listrik Bengkak, Sri Mulyani Minta Anggaran Ditambah

Subsidi BBM dan Listrik Bengkak, Sri Mulyani Minta Anggaran Ditambah

Whats New
Dapat Restu Jokowi, Sri Mulyani Siap Naikkan Tarif Listrik Orang Kaya

Dapat Restu Jokowi, Sri Mulyani Siap Naikkan Tarif Listrik Orang Kaya

Whats New
STA Resources Target Ekspansi Perkebunan Sawit hingga 50.000 Hektar 2025

STA Resources Target Ekspansi Perkebunan Sawit hingga 50.000 Hektar 2025

Rilis
Jokowi Cabut Ekspor Minyak Goreng, Ikappi Ungkap Kekecewaan

Jokowi Cabut Ekspor Minyak Goreng, Ikappi Ungkap Kekecewaan

Whats New
Sri Mulyani Ungkap Pendapatan Negara Berpotensi Naik Rp 420 Triliun

Sri Mulyani Ungkap Pendapatan Negara Berpotensi Naik Rp 420 Triliun

Whats New
BTN Dapat Suntikan Dana untuk Program Sejuta Rumah

BTN Dapat Suntikan Dana untuk Program Sejuta Rumah

Whats New
Transaksi BI-Fast Bank Mandiri Sudah Tembus Rp 106 Triliun

Transaksi BI-Fast Bank Mandiri Sudah Tembus Rp 106 Triliun

Whats New
Investasi Syariah: Cari Cuan dengan Prinsip Agama

Investasi Syariah: Cari Cuan dengan Prinsip Agama

Earn Smart
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.