Mengenang Bank Exim, dari Perusahaan Dagang Belanda hingga Jadi Bank Mandiri

Kompas.com - 02/10/2018, 19:08 WIB
Pesta Kopi Mandiri yang diadakan di Museum Bank Mandiri Jakarta pada akhir pekan ini, 29-30 April 2017.t KOMPAS.COM/ALEK KURNIAWANPesta Kopi Mandiri yang diadakan di Museum Bank Mandiri Jakarta pada akhir pekan ini, 29-30 April 2017.t

NHM di Batavia dikenal dengan Factorij Nederlandsche Handel Maatsehappij. Berawal dari situlah, bank bisa memperluas jaringannya ke Banjarmasin, Palembang dan bahkan Bangka.

Ketika Gubernur Jenderal Johannes van den Bosch memegang kendali, Hindia Belanda menerapkan sistem tanam paksa. Sistem budidaya tanaman yang "keras" mulai diberlakukan.

NHM mengambil peran dalam sistem ini untuk mengekspor hasil perkebunan dan rempah-rempah ke berbagai wilayah. Selain itu juga membeli hasil rempah-rempah. Pemasukan pihak kolonial menurun akibat sistem ini dihentikan.

NHM membuat terobosan lain untuk melakukan usaha bank baik deposito, rekening koran dan produk lainnya. Semua ini untuk mengatasi kerugian.

Nasionalisasi

Setelah Indonesia merdeka, bank ini mulai mendapat sentuhan dari Pemerintah Indonesia. Berdasarkan peraturan Pemerintah Nomor 44 Tahun 1960 keberadaan NHM dilebur menjadi Bank Koperasi Tani dan Nelayan.

Tiga tahun berselang, berubah menjadi Bank Ekspor Impor Indonesia (Bank Exim) dengan fokus melayani kepentingan pada sektor ekspor atau impor Indonesia.

Harian Kompas 12 Januari 1971 menjelaskan Bank Exim ternyata bisa sebagai tempat untuk menurkarkan uang. Tak hanya bank-bank lainnya, Bank Exim yang notabene fokus sebagai sektor ekspor impor melayani bidang penukaran uang kecil.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Integrasi menjadi Bank Mandiri

Setelah begitu lama berkecimpung dan melayani masyarakat dalam bidang perbankan, akhirnya bank Exim bergabung untuk membentuk bang baru.

Dilansir dari Harian Kompas edisi 3 Desember 1999, Bapindo dan Bank Exim kemungkinan lebih awal diintegrasikan ke Bank Mandiri. Sedangkan Bank Bumi Daya (BBD) dan Bank Dagang Negara (BDN) menyusul.

Proses pengintegrasian keempat bank tersebut ke Bank Mandiri memerlukan waktu dua tahun. Kini bekas tempat NHM/Bank Exim digunakan untuk Museum Bank Mandiri.

Menempati lokasi 10.039 meter persegi yang mengoleksi berbagai perbankan zaman dulu dan perkembangannya sampai sekarang.

...

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:
Baca tentang


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.