Dollar AS Perkasa, Pengusaha Makanan dan Minuman Pusing

Kompas.com - 04/10/2018, 18:07 WIB
Ilustrasi dollar AS Thinkstock.comIlustrasi dollar AS

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia (Gapmmi) Adhi S Lukman mengungkapkan, keadaan industri makanan dan minuman (mamin) di Indonesia sedang dibuat pusing.

“Lagi pusing dollar AS ini. Dollar AS ini buat pusing,” ujarnya ketika menghadiri acara New Zealand Tech, Kamis (3/10/2018).

Dia menjelaskan, keadaaan ini mesti dihadapi ‘mau, tidak mau’ oleh para pelaku industri mamin.

“Saya tanya perusahaan menengah-besar, rata-rata mereka belum menaikkan harga dengan harapan supaya penjualan tidak turun. Kalau penjualan turun lebih berat lagi, margin yang tergerus bisa 3-5 persen,” imbuh Adhi.

Namun, setidaknya jika industri dengan perusahaan menengah-besar mereka sudah punya strategi jangka panjang sehingga akan lumayan kuat.

“Jadi mereka rugi dulu tidak apa-apa yang penting sales-nya (penjualan) tidak turun,” jelas Adhi.

Adhi memproyeksi bahwa industri kelas ini akan mulai menyesuaikan harga pada awal tahun depan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Perkiraan saya tahun depan pasti banyak yang menyesuaikan harga. Kenapa? Karena kalau sekarang tanggung jelang akhir tahun, biasanya sulit menaikkan harga,” tuturnya.

Hal itu berlaku terutama untuk mamin yang dijual di pasar swalayan dan toko yang biasanya akan ada pemberitahuan harga naik sekitar satu bulan sebelumnya.

“Tidak langsung (naik), ini kan mendekati akhir tahun juga jadi tanggung,” imbuh Adhi.

Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.