OJK Optimis Pertumbuhan Kredit Tembus 13 Persen di Akhir 2018

Kompas.com - 04/10/2018, 18:23 WIB
 Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso selepas Raker dengan Komisi XI, di Gedung Nusantara I, Jakarta, Rabu (11/4/2018). KOMPAS.com/RIDWAN AJI PITOKO Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso selepas Raker dengan Komisi XI, di Gedung Nusantara I, Jakarta, Rabu (11/4/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan ( OJK) Wimboh Santoso memprediksi pertumbuhan kredit bisa mencapai 13 persen hingga akhir tahun ini.

Prediksi tersebut tak terlepas dari capaian pertumbuhan kredit hingga Agustus 2018 yang mencapai 12,12 persen secara tahunan atau year on year (yoy).

"Pertumbuhan kredit bisa 13 persen akhir 2018. Itu melebihi target yang 10 sampai 12 persen. Soal target kan indikatif, kalau lebih ya bagus, kurang malah jelek," ungkap Wimboh saat jumpa pers di Gedung Soemitro OJK, Jakarta, Kamis (4/10/2018).

Optimisme pertumbuhan kredit melebihi target diterangkan Wimboh lantaran oleh membaiknya harga komoditas dan sektor turunannya.

Selain itu, membaiknya sektor transportasi juga menjadi penyebab pertumbuhan kredit hingga 13 persen pada akhir 2018.

Wimboh menambahkan, meski kredit bertumbuh, pihaknya tetap menargetkan risiko kredit macet atau non performing loan (NPL) bisa tetap terkendali di angka 2,7 persen.

Sebagai informasi, NPL perbankan saat ini berada di level 2,74 persen.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X