Hingga Akhir Tahun, Prospek Reksa Dana Pasar Uang Masih Menarik

Kompas.com - 04/10/2018, 20:07 WIB
Ilustrasi Thinkstockphotos.comIlustrasi

JAKARTA, KOMPAS.com - Chief Economist & Investment Strategist PT Manulife Aset Manajemen Indonesia (MAMI) Katarina Setiawan mengatakan, hingga akhir tahun ini prospek investasi reksa dana pasar uang masih menarik.

Sebab, reksa dana pasar uang memiliki tingkat risiko yang paling konservatif dibandingkan jenis reksa dana lainnya. Kemudian, komposisi reksa dana pasar uang terdiri dari deposito perbankan dan obligasi yang jatuh tempo di bawah 1 tahun, sehingga risiko dan fluktuasinya minimal.

“Hal ini didukung oleh tren kenaikan suku bunga Bank Indonesia (BI),” jelas Katarina dalam keterangan resmi yang diterima Kompas.com, Kamis (3/10/2018).

Dia menambahkan, perlahan-lahan suku bunga deposito perbankan juga akan mengalami kenaikan, yang tentunya akan berdampak positif bagi reksa dana pasar uang.

Selain itu, ada berberapa keunggulan reksa dana pasar uang dibandingkan dengan deposito.

“Seperti dana investasi yang terjangkau (penempatan minimal hanya Rp 10.000) dan penarikan dana bisa dilakukan kapan saja tanpa dikenakan biaya,” ujar Katarina.

Sementara, dari sisi imbal hasil, reksa dana pasar uang memiliki imbal hasil yang kompetitif dengan deposito perbankan.

MAMI sendiri saat ini mengelola dua reksa dana pasar uang, yang salah satunya adalah Manulife Dana Kas Syariah (MDKS). Reksa dana ini telah memiliki dana kelolaan sejumlah Rp 28,07 miliar di akhir September 2018. Sebulan berjalan, reksa dana MDKS tercatat memberikan imbal hasil 0,46 persen.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X