Pengerjaan Mega Proyek Makassar New Port Capai 98 Persen

Kompas.com - 05/10/2018, 16:00 WIB

MAKASSAR, KOMPAS.com - Pembangunan tahap IA dari Makassar New Port sudah pmencapai 98 persen.

Rencananya, pembangunan tahap I yang meliputi dermaga dermaga sepanjang 320 meter, kedalaman 16 meter, dan lapangan atau terminal peti kemas seluas 16 hektar dengan kapasitas 500.000 TEUs (kapasitas kapal peti kemas).

Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia IV (Pelindo IV) Farid Padang mengatakan, peluncuran awal dari pembagunan tahap IA ini akan dilakukan pada akhir Oktober 2018. Dia menjelaskan, pengerjaan proyek ini cenderung efisien baik dari segi waktu dan pendanaan.

"Sebab, pembangunan dermaga dengan kapasitas sejenis yang umumnya memakan waktu 3 tahun dapat dilakulan dalam waktu 2 tahun," ujar dia ketika ditemui di kawasan Makassar New Airport, Jumat (5/10/2018).

Proses pengerjaan salah satu mega proyek pemerintah ini dilakukan dengan sistem pengeboran (boring) dilakulan dalam waktu 24 jam nonstop tanpa perlu mengkhawatirkan kondisi cuaca.

Farid menjelaskan, Sistem boring ini cenderung baru dan hanya pernah dilakukan di Pelabuhan Liverpool dan Makassar New Port.

"Pengerjaan normal biasa tanpa boring saat cuaca buruk berhenti, kemudian waktunya terbuang. Selain itu, kekuatan dermaga pun lebih tinggi harganya lebih rendah," jelas Farid.

Pembangunan fase IA kali ini memakan biaya infrastruktur sebesar Rp 1,71 triliun dan suprastruktur meliputi peralatan pelabuhan sebesar Rp 0,80 triliun. Total, investasi untuk fase IA sebesar Rp 2,51 triliun.

Dengan adanya efisiensi melalui sistem boring ini, panjang dermaga secara keseluruhan yang tadinya hanya sepanjang 1000 meter pun saat ini akan dikerjakan hingga 1.600 meter dengan efisiensi dana mencapai Rp 1,39 triliun.

Adapun keseluruhan dana yang dibutuhkan untuk pengerjaan tahap I nantinya mencapai Rp 9,2 triliun. Jika pengerjaan tahap I secara keseluruhan rampung di tahun 2021, kapasitas dermaga Makassar New Port dapat mencapai 2,5 juta TEUs.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Visa dan Bank UOB Umumkan 2 Pemenang Grand Prize Nonton Piala Dunia di Qatar

Visa dan Bank UOB Umumkan 2 Pemenang Grand Prize Nonton Piala Dunia di Qatar

Whats New
Luhut Pastikan Masyarakat yang Membeli Motor Listrik Akan Dapat Subsidi Rp 6,5 Juta

Luhut Pastikan Masyarakat yang Membeli Motor Listrik Akan Dapat Subsidi Rp 6,5 Juta

Whats New
Menghitung Konversi Ton ke Kuintal

Menghitung Konversi Ton ke Kuintal

Whats New
Jokowi Ingatkan Hati-hati ke Provinsi dengan Pertumbuhan Ekonomi Tertinggi, Ada Apa?

Jokowi Ingatkan Hati-hati ke Provinsi dengan Pertumbuhan Ekonomi Tertinggi, Ada Apa?

Whats New
Jelang Natal dan Tahun Baru 2023, Mendag Zulhas Pastikan Stok Cabai Aman, walau Harga Naik Sedikit

Jelang Natal dan Tahun Baru 2023, Mendag Zulhas Pastikan Stok Cabai Aman, walau Harga Naik Sedikit

Whats New
Cara Mengidentifikasi Saham dalam Papan Ekonomi Baru yang Bakal Segara Meluncur

Cara Mengidentifikasi Saham dalam Papan Ekonomi Baru yang Bakal Segara Meluncur

Whats New
Jokowi Jengkel Dana Pemda Mengendap di Perbankan Capai Rp 278 Triliun

Jokowi Jengkel Dana Pemda Mengendap di Perbankan Capai Rp 278 Triliun

Whats New
BPS Pastikan Stok Beras Surplus, Cukup untuk Memenuhi Kebutuhan Nasional

BPS Pastikan Stok Beras Surplus, Cukup untuk Memenuhi Kebutuhan Nasional

Whats New
IHSG Sesi I Ditutup Menguat, Saham Sektor Teknologi Masih Tertekan

IHSG Sesi I Ditutup Menguat, Saham Sektor Teknologi Masih Tertekan

Whats New
Jokowi: Jangan Sampai Target Investasi Tidak Tercapai, Langsung Mohon Maaf

Jokowi: Jangan Sampai Target Investasi Tidak Tercapai, Langsung Mohon Maaf

Whats New
RI Kalah Gugatan Nikel di WTO, Jokowi: Kita Ajukan Banding

RI Kalah Gugatan Nikel di WTO, Jokowi: Kita Ajukan Banding

Whats New
Apa Nama Mata Uang Negara Uni Emirat Arab?

Apa Nama Mata Uang Negara Uni Emirat Arab?

Earn Smart
Efisiensi Energi, Cara Ampuh Pangkas Biaya dan Kurangi Emisi Karbon bagi Industri

Efisiensi Energi, Cara Ampuh Pangkas Biaya dan Kurangi Emisi Karbon bagi Industri

Whats New
Kereta Cepat Jakarta-Bandung Cari Utang Tambahan Rp 16 Triliun ke China

Kereta Cepat Jakarta-Bandung Cari Utang Tambahan Rp 16 Triliun ke China

Whats New
Pemerintah Putuskan Buka Keran Impor Beras

Pemerintah Putuskan Buka Keran Impor Beras

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.