Rupiah Diprediksi Masih Anjlok Pekan Depan, Ini Sebabnya

Kompas.com - 07/10/2018, 11:31 WIB
Ilustrasi rupiah iStockphoto/danikancilIlustrasi rupiah

JAKARTA, KOMPAS.com - Rupiah diprediksi akan kembali bergejolak dalam sesi perdagangan besok, Senin (8/10/2018) di kisaran Rp 15.110-15.240 per dollar AS.

Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Bhima Yudhistira mengatakan, pelemahan rupiah terjadi secara konsisten hingga akhir September. Naiknya suku bunga acuan Bank Indonesia dan intervensi cadangan devisa kali ini rupanya tak mempan mengendalikan rupiah.

Meenurut Bhima, ada sejumlah faktor yang membuat rupiah kian melemah.

Pertama, faktor global dipengaruhi oleh Yield Treasury 10 tahun atau surat utang AS yang telah mencapai 3,23 persen.

"Hal ini menandakan ekspektasi pelaku pasar terhadap ekonomi dunia dalam jangka panjang cenderung memburuk. Investor memburu instrumen utang AS sebagai flight to quality atau mencari aset yang aman," ujar Bhima dalam keterangan tertulis, Minggu (7/10/2018).

Selain itu, tingkat pengangguran AS mencapai 3,7 persen atau terendah dalam 18 tahun terakhir. Data tenaga kerja AS per September meningkat 134.000 orang.

Bhima mengatakan, kondisi ini mendorong lonjakan inflasi dalam jangka pendek di AS sehingga Fed rate diprediksi naik satu kali lagi tahun ini, empat kali di 2019, dan dua kali di 2020. Shock dari kenaikan Fed rate membuat investor menarik dana bertahap dari negara berkembang.

"Kemudian mereka memilih investasi di aset berdenominasi dollar," kata Bhima.

Saat itu, dollar index berada di level 95.4 dan masih berpeluang naik. Ini menandakan era super dollar masih akan membayangi perekonomian negara berkembang.

Perng dagang AS-China yang kian memburuk masih memperparah kondisi perekonomian global. Keduanya tak mencapai kesepakatan dalam negosiasi. Goldman Sachs menganalisis trade war akan menurunkan profit korporasi besar di hampir seluruh dunia secara gradual.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X