Peserta Pertemuan IMF-Bank Dunia Donasi untuk Korban Gempa Palu dan Lombok - Kompas.com

Peserta Pertemuan IMF-Bank Dunia Donasi untuk Korban Gempa Palu dan Lombok

Kompas.com - 08/10/2018, 12:09 WIB
Managing Director International Monetary Fund (IMF) Christine Lagarde saat ditemui pewarta di Nusa Dua, Bali, Jumat (2/3/2018)KOMPAS.com/ANDRI DONNAL PUTERA Managing Director International Monetary Fund (IMF) Christine Lagarde saat ditemui pewarta di Nusa Dua, Bali, Jumat (2/3/2018)

BADUNG, KOMPAS.com - Anggota Dana Moneter Internasional/International Monetary Fund (IMF) mengumpulkan dana untuk menyumbang korban bencana di Palu (Sulawesi Tengah) dan Lombok (Nusa Tenggara Barat) sebesar Rp 2 miliar. Sumbangan tersebut akan digunakan untuk penanganan korban gempa dan tsunami di Palu serta perbaikan resort di Lombok.

"Bantuan dari IMF akan didistribusikan oleh Palang Merah Indonesia (PMI) dan lembaga swadaya masyarakat seperti World Central Kitchen, World Vision, serta beberapa lembaga lainnya," kata Direktur Pelaksana IMF Christine Lagarde melalui keterangan tertulis, Senin (8/10/2018).

Kegiatan donasi ini dikemas dalam salah satu agenda di Pertemuan Tahunan IMF-Bank Dunia bertajuk Solidarity for Lombok. Selain dari IMF, Bank Indonesia turut menyerahkan bantuan senilai Rp 500 juta untuk rehabilitasi lima masjid serta dua sekolah berikut sarana dan prasarananya di Lombok Barat.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan yang sebelumnya sudah menggalang dana bantuan turut menyumbang Rp 500 juta.

Baca juga: Bukan Tambah Utang, Ini Keuntungan Jadi Tuan Rumah Pertemuan IMF-Bank Dunia

Sumbangan tersebut disalurkan melalui Nahdlatul Ulama (NU) cabang Jawa Timur untuk penanggulangan bencana di Lombok, termasuk memenuhi kebutuhan seragam di SDN Guntur Macan 1 dan 2 di Lombok.

Agenda Pertemuan Tahunan IMF-Bank Dunia 2018 diselenggarakan di Bali, dari hari ini sampai 14 Oktober 2018. Acara ini dihadiri sekitar 34.000 partisipan dari 189 negara anggota IMF, termasuk gubernur bank sentral, menteri keuangan, hingga sektor swasta dan lembaga terkait.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Close Ads X