Kementerian BUMN Mengaku Baru Tahu Jonan Umumkan Kenaikan Harga Premium - Kompas.com

Kementerian BUMN Mengaku Baru Tahu Jonan Umumkan Kenaikan Harga Premium

Kompas.com - 10/10/2018, 19:04 WIB
Ilustrasi SPBU di rest area.KOMPAS.com/ OIK YUSUF Ilustrasi SPBU di rest area.

NUSA DUA, KOMPAS.com - Kementerian BUMN mengaku kaget karena tiba-tiba Menteri ESDM Ignasius Jonan mengumumkan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis premium naik per pukul 18.00 WIB hari ini. Mendengar kabar tersebut, mereka langsung mengkonfirmasi ke PT Pertamina (Persero) yang kemudian ditegaskan oleh arahan Presiden Joko Widodo langsung tidak lama setelah itu.

"Kami baru tahu dari Pak Jonan. Jadi, kami tegaskan lagi kalau kenaikan harga premium ditunda karena Pertamina sendiri belum siap," kata Deputi Usaha Pertambangan, Industri Strategis, dan Media Kementerian BUMN Fajar Harry Sampurno saat ditemui di sela acara Pertemuan Tahunan IMF-Bank Dunia, Rabu (10/10/2018) malam.

Fajar menjelaskan, Presiden Jokowi melalui arahannya telah memastikan harga premium tetap seperti saat ini dan belum ada kenaikan.

Ketika ditanya apakah akan ada kenaikan harga premium dalam waktu dekat, Fajar belum bisa memastikan hal tersebut.

Baca juga: Dapat Arahan dari Jokowi, Harga Premium Batal Naik Hari Ini

Adapun untuk menaikkan harga premium, Fajar mengungkapkan ada tata cara yang harus dilalui dan dilakukan melalui rapat koordinasi terlebih dahulu di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian. Ketentuan mengenai tahapan itu tertera dalam Peraturan Presiden Nomor 43 Tahun 2018 tentang Perubahan atas Perpres Nomor 191 Tahun 2014 tentang Penyediaan, Pendistribusian, dan Harga Jual Eceran BBM.

Ketika pewarta meminta penegasan apakah belum ada koordinasi mengenai keputusan Jonan menaikkan harga premium, Fajar memastikan pihaknya sudah berkoordinasi. Koordinasi dilakukan setelah mereka baru tahu pernyataan Jonan yang satu jam lalu sudah tersebar melalui pemberitaan media massa.

"Ini sekarang baru saja koordinasi," tutur Fajar.


Close Ads X