Melantai di Bursa, Perusahaan Sewa Crane Ini Tambah Alat Berat - Kompas.com

Melantai di Bursa, Perusahaan Sewa Crane Ini Tambah Alat Berat

Kompas.com - 11/10/2018, 21:12 WIB
Crane dan truk diletakkan di jalur busway sekitar Bundaran HI, Selasa (31/7/2018)KOMPAS.com/ RYANA ARYADITA UMASUGI Crane dan truk diletakkan di jalur busway sekitar Bundaran HI, Selasa (31/7/2018)

JAKARTA, KOMPAS.com - Perusahaan penyewaan alat berat dan crane PT Superkrane Mitra Utama Tbk (SKRN) secara resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui skema initial public offering ( IPO) pada Kamis (11/10/2018). Perseroan menjadi emiten ke-45 yang melantai di BEI pada tahun 2018.

“Kami ucapkan terima kasih kepada Direksi BEI dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam membantu persiapan dan proses IPO,” ujar Presiden Direktur SKRN Yafin Tandiono Tan dalam pernyataan resminya.

Yafin mengungkapkan, pencatatan saham perdana ini merupakan langkah kunci perseroan untuk menjadi perusahaan publik yang akuntabel, transparan dan bertanggung jawab kepada seluruh investor, masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan dalam menjalankan bisnis ke depan.

Di tengah pelemahan indeks harga saham gabungan, saham SKRN melonjak 50 persen ke level Rp 1.050 per saham dari harga pencatatan Rp 700 per saham.

“Nantinya dana hasil IPO tersebut akan digunakan untuk pembayaran uang muka pembelian alat berat sebesar 50 persen," jelas Yafin.

Kemudian, 25 persen untuk pelunasan utang bank dan leasing termasuk biaya penalti. Lalu, 25 persen sisanya akan digunakan untuk operasional perusahaan.



Close Ads X