Survei BI: Pertumbuhan Dunia Usaha Kuartal III 2018 Melemah - Kompas.com

Survei BI: Pertumbuhan Dunia Usaha Kuartal III 2018 Melemah

Kompas.com - 12/10/2018, 18:40 WIB
Gedung Bank IndonesiaKOMPAS/WISNU WIDIANTORO Gedung Bank Indonesia

JAKARTA, KOMPAS.com - Bank Indonesia (BI) melaporkan Hasil Survei Kegiatan Dunia Usaha (SKDU) yang memberi indikasi pertumbuhan dunia usaha pada kuartal III 2018 tumbuh positif, meskipun tidak setinggi pertumbuhan periode triwulan sebelumnya.

Hal tersebut tercermin dari nilai Saldo Bersih Tertimbang (SBT) kegiatan usaha pada kuartal III 2018 sebesar 14,23 persen, lebih rendah dari kuartal II 2018 yang sebesar 20,89 persen.

"Kegiatan usaha terutama pada sektor industri pengolahan, antara lain didorong oleh terjaganya permintaan di pasar domestik. Perbaikan sektor industri pengolahan juga tercermin pada Prompt Manufacturing Index (PMI) – SKDU yang berada pada fase ekspansi pada kuartal III 2018 dengan indeks sebesar 52,02 persen," jelas BI melalui keterangan tertulisnya, Jumat (12/10/2018).

Lebih lanjut BI menjelaskan, tingkat penggunaan tenaga kerja pada kuartal III tahun 2018 pun juga terindikasi tumbuh positif, dan tercermin dalam SBT yang sebesar 3,44 persen meski tidak setinggi kuartal sebelumnya yang sebesar 4,73 persen.

Baca juga: BI Prediksi Defisit Transaksi Berjalan di Bawah 3 Persen Tahun Ini

Demikian pula rata-rata kapasitas produksi terpakai pada kuartal III 2018 yang sebesar 75,33 persen, sedikit lebih rendah dibandingkan 78,40 persen pada kuartal sebelumnya.

"Dari sisi keuangan, kondisi likuiditas dan rentabilitas dunia usaha pada kuartal III 2018 tetap baik, dengan akses terhadap kredit perbankan yang relatif mudah," tulis BI.

Ke depan, ekspansi kegiatan usaha diperkirakan terus berlanjut. Hal ini terindikasi dari SBT perkiraan kegiatan usaha kuartal IV-2018 sebesar 8,26 persen. Sesuai dengan pola historisnya, peningkatan kegiatan usaha pada kuartal IV 2018 tersebut diperkirakan tidak setinggi triwulan sebelumnya.

Berdasarkan sektor ekonomi, peningkatan kegiatan usaha pada kuartal IV 2018 diperkirakan terjadi terutama pada sektor Keuangan, Real Estate dan Jasa Perusahaan, serta sektor Pengangkutan dan Komunikasi.



Close Ads X