Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
KILAS EKONOMI

Duka Menteri ASEAN untuk Korban Gempa - Tsunami Sulteng

Kompas.com - 14/10/2018, 07:48 WIB

KOMPAS.com – Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman mengatakan, para menteri yang hadir dalam pertemuan Menteri Pertanian, Perikanan dan Kehutanan ASEAN (AMAF) ke - 40 di Hanoi, Vietnam, menyampaikan duka cita kepada para korban gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah, Indonesia. 

“Dalam sambutannya semua Menteri Pertanian dan Kehutanan ASEAN menyampaikan duka cita yang mendalam dan simpati atas musibah gempa bumi dan tsunami di Palu, Donggala, dan Sigi, Sulawesi Tengah," ujar Amran yang mewakili Indonesia dalam keterangan tertulis yang Kompas.com terima, Sabtu (13/10/2018).

Data terbaru dari Badan Nasional Penanganan Bencana dan Pengungsi (BNPB) menyebutkan, korban jiwa akibat gempa dan tsunami yang melanda Palu dan Donggala menjadi 2.073 orang.

Seluruh korban sudah dimakamkan. Korban luka tercatat 10.679 orang, terdiri atas 2.549 orang luka berat dan 8.130 orang luka ringan. Di sisi lain, masih ada lebih dari 80 ribu orang yang mengungsi di berbagai titik.

Pembangunan pertanian tingkatkan kesejahteraan pedesaan

Pertemuan AMAF Ke-40 di Hanoi, Vietnam, dibuka Wakil Perdana Menteri Vietnam Kamis (11/10/2018) kemarin, dihadiri Menteri Pertanian Malaysia, Laos, Kamboja, Brunei, Vietnam, Thailand, dan Singapura.

Dalam sambutannya Mentan Amran memaparkan sejumlah keberhasilan pembangunan pertanian Indonesia. Di antaranya swasembada berkelanjutan di sejumlah komoditas makanan pokok seperti beras, bawang merah, cabai dan jagung.

Kemudian juga ekspor pertanian Indonesia yang meningkat 24 persen dan diperluas ke wilayah komoditas baru. Amran menjelaskan pencapaian ini mendukung peningkatan kesejahteraan pedesaan.

“Jumlah penduduk berpenghasilan rendah di daerah pedesaan telah menurun rata-rata 600 ribu setiap tahun," kata Amran.

Lebih lanjut Mentan mengatakan, pada Maret tahun ini untuk pertama kalinya Indonesia mencapai peringkat kemiskinan satu digit. Kemiskinan sekarang berada pada tingkat terendah sejak kemerdekaan Indonesia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com