Bertemu Ketua The Fed, Gubernur BI Sampaikan Bauran Kebijakan di Indonesia

Kompas.com - 14/10/2018, 11:11 WIB
Suasana konferensi pers Central Banking Forum 2018 sebagai rangkaian acara Pertemuan Tahunan IMF-Bank Dunia di Hotel Conrad, Tanjung Benoa, Rabu (10/10/2018). Para narasumber (kiri ke kanan) Presiden Federal Reserve Cabang New York John Williams, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, dan Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Agusman. KOMPAS.com / ANDRI DONNAL PUTERASuasana konferensi pers Central Banking Forum 2018 sebagai rangkaian acara Pertemuan Tahunan IMF-Bank Dunia di Hotel Conrad, Tanjung Benoa, Rabu (10/10/2018). Para narasumber (kiri ke kanan) Presiden Federal Reserve Cabang New York John Williams, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, dan Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Agusman.

NUSA DUA, KOMPAS.com - Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo bertemu dengan Chairman of the Federal Reserve atau bank sentral Amerika Serikat, Jerome Powell, di sela-sela Pertemuan Tahunan IMF-Bank Dunia 2018, Jumat (12/10/2018).

Pertemuan tersebut berlangsung singkat, namun digunakan sebagai momen oleh Perry untuk mengkomunikasikan bauran kebijakan yang diterapkan Indonesia dalam menghadapi dampak normalisasi di AS.

The Fed sebelumnya mengatakan masih akan terus menaikkan suku bunga beberapa kali lagi hingga tahun depan, sebagai upaya normalisasi kondisi ekonomi di AS. Kenaikan suku bunga dilakukan seiring membaiknya kinerja perekonomian AS yang jika tidak dibarengi dengan kenaikan suku bunga, berpotensi meningkatkan inflasi yang dampaknya tidak baik bagi ekonomi negara adidaya itu.

"Dengan The Fed, saya hadir di situ bersama Pak Gubernur, disampaikan bagaimana kami showcase kepada Jerome Powell mengenai bauran kebijakan yang kami lakukan dalam tekanan global, khususnya dari sisi pasar keuangan," kata Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Dody Budi Waluyo dalam konferensi pers di Nusa Dua Beach Hotel, Sabtu (13/10/2018).

Baca juga: Trump: The Fed Terlalu Cepat Menaikkan Suku Bunga

Dody menjelaskan, bauran kebijakan yang disampaikan pada Powell adalah dalam bentuk kebijakan moneter, makroprudensial, dan koordinasi yang erat dengan pemerintah untuk kebijakan fiskalnya. Perry juga menyampaikan bagaimana BI dengan menteri-menteri terkait di bidang ekonomi sama-sama melihat masalah yang ada dan merumuskan kebijakan bersama.

"Kebijakan-kebijakan kita yang front loading, preemptive, dan ahead the curve (mendahului kecenderungan), diapresiasi oleh Powell," tutur Dody.

Pertemuan keduanya disebut Dody berlangsung singkat karena padatnya agenda masing-masing di Pertemuan Tahunan IMF-Bank Dunia 2018. Meski begitu, beberapa hari sebelumnya BI bersama The Fed Cabang New York telah mengadakan acara bersama bertajuk Central Banking Forum 2018.

Dalam forum itu, The Fed berjanji untuk terus berkoordinasi dengan bank sentral negara-negara lain dalam meminimalkan dampak kenaikan Fed Fund Rate. The Fed juga memberi sinyal kenaikan suku bunga acuan akan mereka lakukan secara bertahap.

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X