Delegasi Pertemuan IMF-Bank Dunia Puji Upaya Indonesia Tangani Bencana

Kompas.com - 14/10/2018, 12:49 WIB

NUSA DUA, KOMPAS.com – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani menyatakan, hampir seluruh pemerintah negara-negara asing yang hadir di Pertemuan Tahunan Dana Moneter Internasional (IMF)-Bank Dunia 2018 memberikan bantuan untuk bencana alam di Lombok maupun Sulawesi Tengah.

Ini termasuk pula lembaga internasional seperti Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) dan Bank Pembangunan Asia (ADB).

Tidak hanya itu, Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres dan Direktur Utama Bank Dunia Kristalina Georgieva juga telah meninjau langsung kondisi Kota Palu pascabencana. Menurut mereka, Indonesia memiliki resiliensi dan solidaritas yang sangat kuat.

“(Indonesia) amazingly respond pada post crisis disaster. Betapa respon pemerintah sangat efektif dan punya leadership. Bahkan, dia bilang Indonesia punya ambisi untuk rehabilitasi dengan sangat cepat,” jelas Sri Mulyani di Nusa Dua, Bali, Sabtu (13/10/2018).

Menurut dia, pandangan tersebut sangat berarti, sebab dilontarkan oleh orang-orang yang pernah pergi ke berbagai tempat di dunia untuk menyaksikan krisis secara langsung. Para delegasi tersebut menyampaikan kesan bagaimana Indonesia dapat mengatasi bencana, termasuk pengungsi dalam waktu sepekan.

“Mungkin Anda lihatnya beda, saya lihat ke Haiti dalam setahun masih banyak puing tidak bergerak,” tutur Sri Mulyani.

Ia pun mengungkapkan, para delegasi terkesan dengan sinergi yang erat oleh berbagai pihak dalam memulihkan daerah-daerah bencana, ini termasuk BUMN, Polri, maupun TNI. Hal ini berbeda dengan yang terjadi di negara-negara lainnya yang juga terkena bencana.

Dana pemulihan pascabencana

Sri Mulyani menuturkan, pemerintah menggunakan APBN untuk pemulihan Lombok dan Palu pascabencana. Sejauh ini, anggaran yang berasal dari APBN sudah cukup dan akan ditingkatkan sesuai dengan kebutuhan.

Adapun ADB juga telah menggelontorkan dana hibah sebesar 3 juta dollar AS untuk pemulihan pascabencana di Indonesia. ADB pun mengumumkan memberikan pendanaan 1 miliar dollar AS untuk menghadapi ketidakpastian global dan bencana.

“Mereka biasanya kirim tim (untuk) lihat, rapid damage assessment mereka buat pakai data satelit, combine after-before, lihat lokasinya, datanya,” ujar Sri Mulyani.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sri Mulyani: Sukuk Hijau Wujud Asas Manfaat Keuangan Islam

Sri Mulyani: Sukuk Hijau Wujud Asas Manfaat Keuangan Islam

Whats New
Benarkah di China Stasiun Kereta Cepatnya Jauh di Pinggiran Kota?

Benarkah di China Stasiun Kereta Cepatnya Jauh di Pinggiran Kota?

Whats New
Debat Sengit Said Didu Vs Arya Sinulingga soal Kereta Cepat

Debat Sengit Said Didu Vs Arya Sinulingga soal Kereta Cepat

Whats New
Libur Nataru, PUPR Pastikan Lintas Jawa Pantai Utara ke Selatan Bisa Dilalui

Libur Nataru, PUPR Pastikan Lintas Jawa Pantai Utara ke Selatan Bisa Dilalui

Whats New
Rekrutmen BUMN Gelombang II Masih DiBuka, Simak Syarat, Cara, hingga Tahap Pendaftarannya

Rekrutmen BUMN Gelombang II Masih DiBuka, Simak Syarat, Cara, hingga Tahap Pendaftarannya

Work Smart
Bertemu Pebisnis Qatar, Sandiaga Bahas Harga Tiket Pesawat hingga Investasi

Bertemu Pebisnis Qatar, Sandiaga Bahas Harga Tiket Pesawat hingga Investasi

Whats New
Lowongan Kerja Hyundai Motor Manufacturing, Simak Posisi dan Persyaratannya

Lowongan Kerja Hyundai Motor Manufacturing, Simak Posisi dan Persyaratannya

Work Smart
Penumpang Kereta Cepat 'Dioper' ke KA Diesel, Waktu Tempuh ke Bandung Jadi Lebih Lama

Penumpang Kereta Cepat "Dioper" ke KA Diesel, Waktu Tempuh ke Bandung Jadi Lebih Lama

Whats New
Ada Pemeliharaan Ruas Tol JORR Seksi E hingga 11 Desember, Simak Lokasi dan Jadwalnya

Ada Pemeliharaan Ruas Tol JORR Seksi E hingga 11 Desember, Simak Lokasi dan Jadwalnya

Whats New
Gelombang PHK Startup: Biaya Operasional, Dana Investor, hingga Pemenuhan Hak Karyawan

Gelombang PHK Startup: Biaya Operasional, Dana Investor, hingga Pemenuhan Hak Karyawan

Work Smart
Cara Mengambil Uang di ATM Bersama dengan Mudah dan Cepat

Cara Mengambil Uang di ATM Bersama dengan Mudah dan Cepat

Spend Smart
Libur Nataru, Jalan Tol Seksi 1 Tebing Tinggi-Indrapura Siap Difungsikan

Libur Nataru, Jalan Tol Seksi 1 Tebing Tinggi-Indrapura Siap Difungsikan

Whats New
Ciri-Ciri Lowongan Kerja Palsu dan Cara Menghindarinya

Ciri-Ciri Lowongan Kerja Palsu dan Cara Menghindarinya

Work Smart
Lowongan Kerja Dosen Tetap Universitas Pertamina, Simak Persyaratannya

Lowongan Kerja Dosen Tetap Universitas Pertamina, Simak Persyaratannya

Work Smart
Rekrutmen Bersama BUMN Gelombang II, Simak Daftar BUMN yang Buka Lowongan Kerja

Rekrutmen Bersama BUMN Gelombang II, Simak Daftar BUMN yang Buka Lowongan Kerja

Work Smart
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.